Lamongan, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan sukses menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang berlangsung di Pendopo Lokatantra pada Rabu (14/10/2026). Dalam forum tertinggi olahraga daerah tersebut, Munif Syarif resmi terpilih sebagai Ketua Umum KONI Lamongan periode 2026–2030.
Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Munif Syarif mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota KONI Lamongan untuk memperkuat rasa kebersamaan serta membangun semangat kerja kolektif. Hal ini dinilai krusial demi membawa prestasi olahraga Kabupaten Lamongan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan perkembangan yang telah dicapai sekaligus mempersiapkan atlet secara optimal untuk menghadapi Porprov X Jawa Timur 2027,” ujar Munif.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Lamongan periode sebelumnya, Hery Pranoto, memaparkan rekam jejak perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Lamongan yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Hery mengungkapkan bahwa pada kurun waktu 2022 hingga 2026, jumlah cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Lamongan mengalami lonjakan pesat. Terjadi penambahan 20 cabor baru, dari yang semula berjumlah 29 cabor menjadi 49 cabor.
Dari total 49 cabor tersebut, sebanyak 47 cabor disiapkan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya tahun 2027. Sejumlah cabor pendatang baru seperti dayung dan tinju juga diproyeksikan ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut.
Mengulas balik rekam jejak prestasi, Hery menyebutkan beberapa cabor yang berhasil menorehkan tinta emas pada Porprov VIII tahun 2023 lalu, seperti Petanque (berhasil keluar sebagai Juara Umum) dan Tarung Drajat, Catur, Biliar, Karate, Gulat, dan Sambo
Selain itu, cabor seperti Mixed Martial Arts (MMA), kriket, loncat indah, panjat tebing, hingga pencak silat juga menunjukkan perkembangan serta potensi yang sangat menjanjikan.
“Semakin banyak cabor, tinggal nanti bagaimana kepengurusan KONI yang baru meningkatkan prestasinya, tidak hanya bagi atlet tetapi juga untuk para pelatih,” tambah Hery.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), yang hadir langsung dalam Musorkab menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian dan deretan prestasi yang berhasil diraih KONI Lamongan selama ini.
Pak Yes optimis dengan pesatnya pertumbuhan cabor saat ini, potensi olahraga di Lamongan akan semakin terbuka lebar. Beberapa cabor potensial baru seperti tango (dancesport) dan F秩序 / Fodor (Federasi Olahraga Domino Indonesia/FORDI – ORADO) juga dinilai memiliki peluang besar untuk mendulang prestasi di Porprov maupun kejuaraan lainnya.
“Tadi disampaikan hari ini sudah ada 49 cabang olahraga dalam naungan KONI, insyaallah ke depan akan lebih banyak lagi. Termasuk di dalamnya ada cabang olahraga baru tango dan ORADO yang kemarin belum sempat terpikir, tapi punya potensi besar. Sehingga kita harapkan musyawarah ini nanti akan mendorong supaya prestasi olahraga maupun kegairahan berolahraga masyarakat Lamongan menjadi semakin mantap,” pungkas Pak Yes. [yit.kt]






