27.9 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

Misi Besar Wali Kota Pasuruan Usai Lantik Sekda Definitif, Birokrasi Gesit, Rakyat Harus Dilayani Cepat

Pemkot Pasuruan, Bhirawa. – Di balik gemerlap lampu Gedung Gradika Bhakti Praja, Jumat (30/10), denyut nadi birokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan berdetak lebih kencang.

Bukan sekadar seremonial pangkas pita atau tukar kursi, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sore itu menjadi panggung pembuktian bagi Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo.

Sosok yang akrab disapa Mas Adi ini kembali menunjukkan taring kepemimpinannya. Yakni, tegas, tak kenal kompromi dan menuntut hasil nyata.

Puncaknya tentu saja saat pengukuhan Lucky Danardono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan definitif. Menanggalkan status Penjabat (Pj.), Lucky kini resmi didapuk menjadi nakhoda utama di balik meja kesekretariatan.

Namun, bagi Mas Adi, kursi Sekda bukanlah sekadar singgasana administratif yang empuk. Di tangan sang wali kota, jabatan strategis itu dipatok target tinggi. Yaitu, menjadi motor penggerak birokrasi yang gesit dan tahan banting.

“Sekretaris Daerah bukan sekadar jabatan administratif, tetapi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan,” tegas Mas Adi di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Tak ayal, pesan itu datang dengan instruksi yang jelas. Mas Adi menuntut Sekda yang baru agar mampu menjadi ‘payung’ besar yang merangkul seluruh perangkat daerah.

Di era kepemimpinannya, tidak boleh ada lagi sekat-sekat dingin atau ego sektoral antar-dinas yang kerap menghambat laju pelayanan publik. Rapatkan barisan, buang jauh-jauh ego sektoral dan leburkan diri dalam satu komando kolaborasi.

Berita Terkait :  Gencatan Senjata Iran-AS: Napas Lega Sementara, Bukan Solusi Akhir

Gaya kepemimpinan Mas Adi yang dinamis dan berorientasi hasil paling terasa ketika ia menyoroti sektor pelayanan dasar. Turut dilantik pula empat pejabat administrator di lingkungan Inspektorat dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta penugasan 28 guru sebagai kepala sekolah.

Khusus untuk Disdukcapil, Mas Adi memasang mata dan telinga lebar-lebar. Dokumen kependudukan, mulai dari KTP-el, KIA, hingga akta kelahiran adalah hak mutlak warga yang wajib dilayani dengan cepat, mudah, akurat, dan tanpa biaya sepeser pun alias gratis.

Tanpa basa-basi, ia melayangkan peringatan keras, yaitu sikat habis praktik pungutan liar dan percaloan.

“Dokumen kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, saya minta pelayanan administrasi kependudukan dilakukan secara cepat, mudah, akurat, dan gratis. Jangan sampai masih ada praktik pungutan liar maupun percaloan,” tandas Mas Adi.

Sementara itu, di sektor pengawasan internal, Inspektorat diminta untuk tidak lagi berpangku tangan menunggu masalah pecah layaknya pemadam kebakaran.

Mas Adi menghendaki jajaran Inspektorat, khususnya Inspektur Pembantu (Irban), untuk sigap memasang early warning system. Cegah potensi penyimpangan sejak dini lewat edukasi dan pendampingan ketat hingga ke tingkat kelurahan.

Tak hanya itu, langkah berani Mas Adi hari itu menyentuh pula dunia pendidikan. Penugasan 28 kepala sekolah baru diproyeksikan sebagai suntikan vitamin penataan manajemen satuan pendidikan, agar sekolah-sekolah di Kota Pasuruan kian adaptif dan inovatif.

Berita Terkait :  UPN Veteran Jatim Bantu Angkat Cita Rasa Traditional Manjehe Coffee Lewat Branding Digital

Lewat mutasi, rotasi dan promosi yang ketat berdasar kompetensi serta rekam jejak, Mas Adi sekali lagi menegaskan kursi kekuasaan di Pemkot Pasuruan bukan ajang coba-coba.

Seluruh gerak-gerik pejabat yang baru dilantik bakal terus diawasi ketat lewat evaluasi berkala. Sekda Kota Pasuruan, Lucky Danardono menyatakan pihaknya akan berkomitmen menjalankan visi dan misi Wali Kota Pasuruan dan Wakil Wali Kota Pasuruan secara penuh, konsisten.

Hingga bertanggung jawab demi mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan.

“Saya akan menjalankan dan mengimplementasikan seluruh visi dan misi Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo bersama Wakil Wali Kota Pasuruan H. Mokhamad Nawawi secara maksimal, penuh tanggung jawab dan berkesinambungan. Seluruh program pembangunan berorientasi pada kepentingan masyarakat demi mewujudkan Kota Pasuruan yang aktif pelayanan publiknya, mandiri ekonominya, guyub warganya dan indah kotanya,” ujar Lucky. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!