34.9 C
Sidoarjo
Thursday, October 29, 2026
spot_img

Menyelamatkan Ranu Pani, Dinas PU SDA Jatim Bersihkan Tanaman Invasif Bersama Warga

Surabaya, Bhirawa — Di kaki Gunung Semeru, Danau Ranu Pani kembali menjadi perhatian. Rabu 28 Oktober lalu, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur melalui UPT PSDA WS Bondoyudo Baru Lumajang melakukan pembersihan tanaman invasif di area danau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Kegiatan itu dilakukan bersama masyarakat Desa Ranupani sebagai langkah awal pelestarian ekosistem danau. Para petugas dan warga membersihkan tumbuhan invasif yang tumbuh di sekitar dan perairan Ranu Pani, yang dikhawatirkan mengganggu kualitas air serta fungsi ekologis danau.

Kepala UPT PSDA WS Bondoyudo Baru Lumajang, Ir. Prabowo, S.T., M.T., yang langsung mengomandani kegiatan, menjelaskan bahwa pembersihan ini merupakan penanganan awal sebelum kajian teknis yang lebih menyeluruh dilakukan.

“Kami melakukan pembersihan tanaman invasif ini sebagai langkah awal untuk membantu menjaga kondisi perairan Danau Ranu Pani. Kegiatan ini dilakukan bersama masyarakat Desa Ranupani dan akan berlanjut secara bertahap,” ujar Prabowo kepada Bhirawa, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, keberadaan tanaman invasif tidak dapat dipisahkan dari persoalan ekosistem danau yang lebih luas, termasuk sedimentasi. Karena itu, pembersihan tidak dimaksudkan sebagai solusi tunggal, melainkan bagian dari upaya bertahap untuk memulihkan fungsi danau.

“Setelah tahap pembersihan ini, kami akan melakukan evaluasi dan kajian teknis lebih lanjut, terutama terkait permasalahan sedimentasi serta faktor-faktor lain yang memengaruhi kondisi danau,” tuturnya.

Berita Terkait :  Bupati Situbondo Serahkan Bantuan Ribuan Bibit Kapulaga pada Petani Desa Alas Bayur

Tanaman invasif di perairan dapat menutupi permukaan danau, menghambat masuknya cahaya matahari, dan menurunkan kualitas lingkungan perairan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kehidupan organisme air serta mempercepat penurunan fungsi ekologis danau.

Ranu Pani sendiri telah lama menghadapi tekanan ekologis. Berbagai upaya konservasi sebelumnya menyebut sedimentasi dari erosi lahan pertanian di sekitar danau sebagai salah satu penyebab pendangkalan, sementara tanaman air invasif turut memperberat tekanan terhadap ekosistem perairan.

Kehadiran warga dalam kegiatan ini menjadi penting karena pelestarian Ranu Pani bukan hanya tanggung jawab instansi pemerintah. Danau tersebut juga merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Tengger, baik dari sisi lingkungan, budaya, maupun aktivitas sehari-hari di sekitarnya.

“Melibatkan masyarakat adalah kunci. Ranu Pani adalah milik bersama, sehingga upaya menjaganya juga harus dilakukan bersama-sama,” tambah Prabowo.

Dinas PU SDA Jawa Timur menegaskan bahwa kegiatan Rabu ini merupakan tahap awal. Pembersihan akan dilanjutkan secara bertahap, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil evaluasi yang akan dilakukan setelahnya.

Langkah lanjutan tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi lebih tepat permasalahan sedimentasi, sumber pencemar atau tekanan ekologis, serta intervensi teknis yang paling sesuai untuk menjaga keberlanjutan Danau Ranu Pani.

“Yang penting adalah kita mulai dari langkah yang bisa dilakukan sekarang. Pembersihan ini membantu mengurangi tekanan terhadap perairan, sementara kajian lebih lanjut akan menjadi dasar penanganan berikutnya,” jelas Prabowo.

Berita Terkait :  DPMPTSP Kota Kediri Tingkatkan Kapasitas Layanan Publik Inklusif bagi Difabel

Bagi warga Desa Ranupani, kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti. Ia adalah bentuk kepedulian untuk menjaga danau yang telah lama menjadi bagian dari lanskap dan kehidupan mereka di lereng Semeru.

Menjaga Ranu Pani, pada akhirnya, berarti menjaga keseimbangan alam sekaligus keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitarnya. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!