Kabupaten Madiun, Bhirawa – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak generasi muda untuk terus meneladani semangat perjuangan para pendahulu dengan meningkatkan kegigihan, ketangguhan, nasionalisme, dan kepedulian sosial. Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (28/10).
Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang menekankan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui karakter, pengabdian, dan tindakan nyata. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri serta mempersiapkan diri sebagai estafet kepemimpinan masa depan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rangkaian upacara yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta pimpinan organisasi wanita tersebut berlangsung khidmat dan tertib. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan peserta upacara menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memperingati tonggak sejarah kebangkitan nasional.
Sebagai daya tarik utama, peringatan tahun ini dimeriahkan oleh defile pelajar serta penampilan dari 14 perguruan pencak silat di Kabupaten Madiun. Sebanyak 2.500 hingga 3.000 pendekar turut serta dalam kegiatan tersebut sebagai simbol kerukunan dan bukti nyata bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk merajut kebersamaan.
Bupati menegaskan, keberhasilan mengumpulkan ribuan pendekar dalam suasana yang aman mencerminkan komitmen kuat menjadikan Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat yang rukun dan bersatu. Melalui momentum peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap para pemuda semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. [dar.wwn]




