Kota Mojokerto, Bhirawa — Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota Mojokerto. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 23 Oktober 2026, capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kota Mojokerto mencapai 97,84 persen — tertinggi di antara 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Pencapaian tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dalam kegiatan evaluasi pelaksanaan CKG, Kamis (29/10/2026). Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya dinilai dari tingginya angka capaian pemeriksaan, tetapi yang terpenting adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Angka capaian menunjukkan seberapa luas pelayanan telah menjangkau masyarakat. Sementara manfaat yang dirasakan warga menunjukkan seberapa bermakna pelayanan tersebut bagi kehidupan mereka,” tegasnya.
Wawali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, pemerintah kewilayahan, dan berbagai pihak yang telah bekerja sama sehingga program ini berjalan dengan baik. Namun, ia mengingatkan bahwa pemeriksaan hanyalah langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Manfaat yang sesungguhnya tergantung pada pemahaman warga terhadap hasil pemeriksaan, kesinambungan tindak lanjut, serta perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat.
Program CKG juga selaras dengan Panca Cita pembangunan Kota Mojokerto, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kesehatan masyarakat berkaitan erat dengan produktivitas ekonomi, ketahanan sosial, tata kelola pemerintahan yang baik, hingga kualitas lingkungan hidup. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat Kota Mojokerto yang sehat, produktif, dan sejahtera. [min.kt]




