34.9 C
Sidoarjo
Thursday, October 29, 2026
spot_img

​Bupati Situbondo Tekankan Pelayanan Cepat Saat Kukuhkan Dewas Perumda Air Minum Tirta Baluran

​Situbondo, Bhirawa – Bupati Situbondo, yang akrab disapa Mas Rio, memberikan penekanan tegas mengenai pentingnya pelayanan publik yang responsif dalam acara pengukuhan Akhmad Yulianto sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Tirta Baluran. 

​Dalam arahannya, Mas Rio mengingatkan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bukanlah entitas yang berorientasi pada profit pribadi semata, melainkan instansi yang mengutamakan pelayanan publik (public services). Oleh karena itu, jajaran manajemen dan pengawas dituntut untuk memiliki servant mindset atau pola pikir melayani. 

​”PDAM itu bukan private-oriented, tapi public services. Ada dimensi publiknya di situ, dan kalau sudah ada publik, berarti servant (pelayanan),” tegas Mas Rio di hadapan para peserta yang hadir. 

​Bupati juga menyoroti pentingnya kecepatan respons terhadap keluhan warga, khususnya terkait gangguan layanan air bersih.

Ia menceritakan pengalamannya dalam merespons laporan masyarakat terkait pipa saluran air yang terputus di beberapa wilayah, di mana koordinasi cepat langsung dilakukan bersama pihak terkait agar pasokan air ke rumah warga segera normal kembali. 

​”Harus cepat! Ketika Pak Ustadz saya telepon, pasti beliau tidak mungkin berangkat sendiri, pasti telepon anak buahnya yang di lapangan untuk menyelesaikan masalah,” ujarnya dengan nada khasnya.

​Melalui pengukuhan ini, Bupati berharap ada transisi komunikasi yang efektif antara unsur elit dan pengurus di lapangan, serta peningkatan kinerja Perumda Air Minum Tirta Baluran dalam merespons setiap persoalan yang dihadapi masyarakat Situbondo secara cepat dan tuntas.

Berita Terkait :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Situbondo dan Dispertangan Panen Jagung Serentak

Orang nomor satu di Situbondo, memberikan pengarahan tegas dalam acara pengukuhan Akhmad Yulianto sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo.

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta seluruh jajaran Perumda untuk menanamkan servant mindset (pola pikir melayanan) serta bergerak cepat dalam merespons keluhan masyarakat. 

​

Pengukuhan Akhmad Yulianto sebagai pengawas yang baru saja menjalani operasi katarak disikapi dengan selorohan khasnya. “Nama pengawas itu kan dari kata ‘awas’ yang artinya melihat. Sekarang pengawasannya harus lebih jelas dan tajam karena matanya sudah sehat kembali,” ujarnya disambut gelak tawa para undangan. 

​Iao menegaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Baluran bukanlah lembaga yang berorientasi pada keuntungan pribadi semata (private-oriented), melainkan penyedia layanan publik (public services) yang memiliki dimensi tanggung jawab sosial. 

​

“Karena ini layanan publik, maka prinsip dasarnya adalah melayani (servant). Kita tidak bisa mendiamkan keluhan warga, semua laporan harus langsung ditindaklanjuti,” katanya. 

​

Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada Dewas dan jajaran direksi untuk memenuhi target 50.000 pelanggan. Saat ini, jumlah pelanggan baru mencapai sekitar 40.800 rumah tangga, sehingga masih ada kekurangan sekitar 10.000 sambungan pelanggan yang harus segera dikejar. 

​

Selain peningkatan jumlah pelanggan, fasilitas di lingkungan Pemkab juga tak luput dari sorotan. Bupati meminta agar kawasan Pendopo Kabupaten yang saat ini masih menggunakan air sumur segera dialihkan menggunakan jaringan resmi Perumda Air Minum Tirta Baluran. 

Berita Terkait :  Kapolda Jatim Tinjau Pos Pam Aman Suro 2025 di Madiun, Beri Semangat dan Bingkisan Anggota

​Mas Rio membeberkan berbagai aduan dari masyarakat yang masuk langsung ke ponselnya, mulai dari air keruh, mati air, hingga masalah jaringan pipa. Ia menekankan agar jajaran pimpinan tidak alergi terhadap masukan dari masyarakat maupun laporan dari para camat dan kepala desa. 

​”Setiap ada laporan masuk, saya langsung teruskan ke pihak terkait. Perumda harus cepat bergerak, anak buah di lapangan harus langsung turun menyelesaikan masalah. Jangan ada lagi alasan,” tegasnya. 

​Gaya kepemimpinan dan pola komunikasi yang cepat, terbuka, serta responsif dari Mas Rio ini bahkan menarik perhatian para akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Sejumlah peneliti dari Universitas Brawijaya, Unesa, Universitas Jember, dan Universitas Islam Malang telah melakukan riset khusus mengenai model kepemimpinan dan gaya komunikasi publik yang diterapkan di Kabupaten Situbondo. 

​Melalui pengukuhan Dewas baru ini, Pemkab Situbondo berharap Perumda Air Minum Tirta Baluran dapat terus meningkatkan kualitas layanan secara konsisten demi terciptanya kepuasan masyarakat Situbondo. [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!