Pemprov Jatim, Bhirawa. – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan kepada 57 korban selamat insiden terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Minggu (2/8).
Mewakili Gubernur Khofifah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Dra Restu Novi Widiani MM menyambut langsung kedatangan 62 korban selamat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan Pemprov Jatim kepada para korban setelah menjalani proses evakuasi.
Novi mengatakan, perhatian ini diberikan untuk memastikan para korban mendapatkan dukungan selama masa pemulihan pasca kejadian. Terlebih, para korban baru saja melalui musibah yang tentu membutuhkan penanganan dan pendampingan.
”Kami ingin memastikan korban mendapatkan perhatian, terutama setelah melalui musibah yang tentunya tidak mudah,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Novi menyalurkan bantuan dari Gubernur Khofifah berupa sembako, paket sandang, serta uang tunai kepada masing-masing korban. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban selama proses pemulihan dan sebelum kembali berkumpul dengan keluarga.
Selain menyalurkan bantuan, Dinsos Jatim juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan para korban dapat tertangani dengan baik. Pendampingan dilakukan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Novi menegaskan, Pemprov Jatim akan terus memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan para korban di lapangan. Koordinasi dengan berbagai pihak juga akan dilakukan untuk memastikan proses penanganan dan pemulangan korban berjalan dengan baik. “Kami akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan yang diperlukan agar para korban dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan menjalani pemulihan dengan baik,” katanya.
Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Sumenep saat melayani rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar pada Minggu (2/8). Kapal tersebut diketahui mengangkut total 232 penumpang.
Dari jumlah itu, sebanyak 227 orang berhasil diselamatkan, sementara lima orang meninggal dunia. Kedatangan 57 korban selamat di Pelabuhan Tanjung Perak menjadi bagian dari proses penanganan dan pemulangan korban pasca kebakaran kapal. [rac.fen]


