30.6 C
Sidoarjo
Sunday, August 2, 2026
spot_img

Pohon Dibakar OTK Timpah 8 Pengendara Motor

Kab Malang, Bhirawa – Kabupaten Malang kembali dihebohkan oleh robohnya pohon berjenis mahoni setinggi 25 meter, yang berada di pinggir Jalan Raya Watudakon, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, kabupaten setempat. Pohon tumbang tersebut telah mencelakai pengendara bermotor dan juga menimpa sepeda motor serta mobil, pada Sabtu (1/8/2026) malam.

Dalam peristiwa tersebut, ada dugaan pohon tumbang itu sengaja dibakar pada bagian batangnya oleh orang tidak dikenal (OTK)  atau tidak bertanggung jawab, sehingga menjadikan perangkap maut bagi pengguna jalan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan, Minggu (2/8/2026), kepada wartawan menyampaikan, bahwa pohon mahoni tersebut memiliki ukuran yang sangat besar, pohon itu jenis mahoni dengan diameter raksasa antara 300 hingga 400 sentimeter, dan tinggi 25 meter. Karena terbakar akibat dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka pohon roboh dan melukai delapan orang pengendara bermotor dan menimpa motor dan mobil.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, dia mengatakan, pohon tumbang dan menutup total badan jalan raya. Insiden ini seketika menghantam tiga sepeda motor matic serta satu unit mobil yang sedang melaju. Dengan robohnya pohon mahoni itu tidak hanya melukai pengendara bermotor, juga menghancurkan bodi kendaraan, serta juga merusak fasilitas umum, termasuk tiang papan reklame (sign pole) minimarket di dekat lokasi kejadian.

Berita Terkait :  Anggota Komisi III: Serangan Air Keras Aktivis KontraS Alarm Demokrasi

“Suasana di lokasi seketika itu mencekam diiringi jerit tangis warga yang bergegas mengevakuasi para korban dari reruntuhan dahan dan ranting tebal,” terangnya. 

Dengan kejadian itu, masih dikatakan Sadono, maka saat itu dirinya bersama Tim Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang bersama unsur Muspika Pakisaji, PMI, serta belasan elemen relawan dan tenaga medis langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim langsung bergerak setelah ada laporan, dengan menggunakan chainsaw, petugas bersama warga berjibaku memotong batang pohon raksasa yang melintang demi membuka kembali akses lalu lintas yang sempat lumpuh total. Seluruh proses penanganan dan pembersihan jalan akhirnya rampung sepenuhnya setelah dua jam kejadian.

“Sebanyak delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka, mulai dari kategori ringan hingga sedang, dengan sebagian besar korban mengalami patah tulang dan pendarahan hebat. Para korban langsung dilarikan secara darurat kedua rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis intensif,” tuturnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!