31.7 C
Sidoarjo
Friday, June 19, 2026
spot_img

Lewat Program Sekolah Aliran Sungai, PKBM Budi Utama Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini


Surabaya, Bhirawa – Puluhan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Budi Utama tampak ceria saat mengikuti kegiatan perahu susur sungai. Kegiatan edukatif ini merupakan bagian dari Program Sekolah Aliran Sungai yang bertujuan mengenalkan pentingnya menjaga ekosistem air sejak dini.

Sejak pukul 10.00 WIB, anak-anak yang telah dilengkapi dengan pelampung keselamatan bersiap di dermaga baru PKBM Budi Utama. Mereka menyusuri rute sungai ke Terminal Joyoboyo, Surabaya kemudian kembali lagi ke dermaga PKBM Budi Utama. Tidak hanya siswa Kejar Paket A, B, dan C, kegiatan ini juga diikuti oleh para orang tua murid serta sejumlah mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Ketua PKBM Budi Utama, Imam Rochani, menjelaskan bahwa susur sungai ini bukan sekadar rekreasi, melainkan media pembelajaran kontekstual dan menjadi hal rutin yang dilakukan. Banyak wawasan yang bisa digali siswa untuk memahami peran vital sungai bagi kehidupan manusia.

“Di dalam kegiatan ini ada implementasi langsung dari mata pelajaran IPA dan IPS. Ke depan, kami ingin sungai tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Sungai harus selalu dilestarikan, dan kami berencana memasukkan kegiatan ini sebagai penilaian muatan lokal,” ujar Imam seusai mendampingi peserta.

Imam berharap pengalaman ini membekas di hati para siswa hingga mereka dewasa. “Jika kelak mereka menjadi pengambil kebijakan, mereka akan ingat filosofi bahwa sungai adalah pusat peradaban manusia. Bahkan MUI saja sudah mengharamkan buang sampah sembarangan. Mereka diharapkan mampu menyadarkan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Berita Terkait :  Wamenaker Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Pasar Kerja yang Makin Berubah

Hal baik mengenai dampak positif program ini juga diakui oleh Marsha, mahasiswi semester 6 dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Unesa yang turut mendampingi kegiatan. Melalui susur sungai ini, ia menyadari betapa besarnya fungsi sungai untuk menopang kehidupan kota.

“Sungai itu sangat bermanfaat, mulai dari sumber air PDAM hingga kebutuhan pabrik. Lewat Sekolah Aliran Sungai ini, anak-anak bisa mendapatkan ilmu yang sangat baik sejak dini. Ketika mereka tahu fungsi sungai lebih awal, mereka akan lebih sadar untuk menjaga sungai agar tetap bermanfaat. Jujur, saya sendiri juga baru benar-benar tahu kondisi nyata sungai setelah ikut kegiatan PKBM ini,” ungkap Marsha.

Bagi Marsha, kegiatan ini memberikan inspirasi besar untuk masa depannya setelah lulus kuliah. “Nantinya selepas dari Unesa, misalkan teman teman ingin membentuk lembaga Pendidikan Luar Sekolah (PLS) sendiri. Pengalaman dari PKBM Budi Utama ini membuat kita semua tahu bagaimana mengembangkan metode belajar berbasis lingkungan seperti ini ke depannya,” jelasnya penuh semangat.

PKBM Budi Utama sendiri berencana mengembangkan program ini dengan mengajak sekolah-sekolah lain di sepanjang bantaran sungai. Pihak sekolah akan menyiapkan armada perahu serta dermaga, serta memberikan pembekalan terlebih dahulu kepada para guru kelas dan pembimbing.

Metode belajarnya pun akan dikembangkan secara lintas mata pelajaran. Siswa nantinya bisa menghitung volume sampah untuk pelajaran Matematika, lalu mempelajari ekosistemnya dalam pelajaran Biologi. Program ini diharapkan bersinergi dengan program Kali Bersih atau Primasih yang dicanangkan pemerintah.

Berita Terkait :  PKBM Budi Utama Surabaya Buka PPDB 2026/2027, Fokus Pendidikan Kesetaraan, Kemandirian dan Keterampilan Kewirausahaan

Apresiasi tinggi juga datang dari salah satu orang tua murid asal Karah, Surabaya, bernama Ambar. Ia mengaku sangat mendukung Program Sekolah Aliran Sungai ini agar terus berjalan secara konsisten. Menurutnya, kegiatan turun langsung ke lapangan seperti ini membawa dampak positif yang besar bagi pembentukan karakter anak dan kelestarian lingkungan sekitar.

Ia juga menanyakan pada anaknya langsung. Dan anaknya juga sangat menyukai aktivitas tersebut. Karena banyak hal yang ada di sungai bisa diketahui secara langsung, seperti diantaranya ada tanaman eceng gondok, atau kondisi air yang ada di sungai. [rac.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!