30 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

Lewat Lokakarya, Dinsos Jatim Perkuat Karang Werda

Pemprov Jatim, Bhirawa
Dinas Sosial (Dinsos) Jatim mendukung penuh pelaksanaan lokakarya yang bertajuk Peran Yayasan Gerontologi Abiyoso dalam Pembentukan Karang Werda yang digelar di Dinsos Jatim, Senin (20/4), baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dinilai memiliki makna strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lanjut usia di Jatim, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk lansia dan angka harapan hidup masyarakat.

Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, menyampaikan, lokakarya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi lanjut usia.

“Seiring bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia di Jatim, diperlukan kesiapan pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial untuk memberikan perhatian, perlindungan, serta pelayanan yang optimal agar para lansia tetap sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2023, jumlah lansia di Jawa Timur mencapai 13,97 persen dari total penduduk atau sekitar 5.748.655 jiwa. Dari jumlah tersebut, lansia perempuan mencapai 2,95 juta orang, sedangkan lansia laki-laki sebanyak 2,59 juta orang.

Sementara itu, angka harapan hidup pada tahun 2024 tercatat 74,40 tahun untuk perempuan dan 70,39 tahun untuk laki-laki, yang menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan pemberdayaan bagi kelompok usia lanjut.

Dalam konteks tersebut, Yayasan Gerontologi Abiyoso Jatim memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan, pembinaan, dan peningkatan kesejahteraan lansia.

Berita Terkait :  Terapkan Manajemen Talenta, Empat Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Pasuruan Dilantik

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membentuk dan membina Karang Werda di tingkat desa dan kelurahan, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan produktif yang melibatkan para lanjut usia agar tetap aktif dan berdaya.

Pada kesempatan itu, Novi menegaskan dukungan Dinsos Jatim terhadap seluruh program yang berkaitan dengan kelanjutusiaan. Pihaknya sangat mengapresiasi peran Yayasan Gerontologi Abiyoso dan Komisi Daerah Lanjut Usia Jatim dalam memperkuat kelembagaan Karang Werda.

“Melalui sinergi ini, kami berharap pembentukan Karang Werda semakin meluas dan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan lanjut usia,” tegasnya.

Saat ini, Dinsos Jatim telah menjalankan berbagai program pelayanan bagi lansia, baik di dalam maupun di luar panti. Pelayanan tersebut meliputi pembinaan terhadap 940 lansia terlantar di tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tresna Werda Dinsos Jatim, bantuan sosial PKH Plus bagi 54.000 lansia di 38 kabupaten/kota, bantuan permakanan bagi 100 lansia terlantar di lima panti jompo milik masyarakat, hingga layanan respon cepat melalui Jatim Social Care (JSC).

Melalui lokakarya ini, diharapkan semakin memahami peran strategis Yayasan Gerontologi Abiyoso dalam pembentukan Karang Werda serta mampu menumbuhkan semangat bersama untuk memperluas keberadaan Karang Werda di seluruh wilayah Jatim.

Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi sosial, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lansia yang mandiri, sehat, produktif, dan bahagia. [rac.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!