30 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

Komisi I DPRD Gresik Hearing OPD Terkait SK Palsu Jerat Korban 18 Orang

DPRD Gresik, Bhirawa
Hearing komisi I DPRD , bersama BKPSDM, Inspektorat dan Bagian Hukum Pemkab. Terkait SK palsu, pengangkatan Pengawai negeri sipil (PNS) juga P3K. Berlangsung hampir tiga jam dan tertutup, sebanyak 18 korban yang sekarang dalam proses.

Ketua Komisi I DPRD Gresik Muhammad Rizal Saputra mengatakan, bahwa ada beberapa poin dalam rapat hering tersebut. Diantara BKPSDM, untuk verifikasi dan falidasi data seluruh PNS dan P3K. Dan terus melakukan pendalaman terhadap puluhan korban, agar perkara SK palsu bisa terbuka dalam untamanya.

“Kami berharap, dari hering ini segera di temukan aktor utama. Siapapun namanya, di umunkan ke publik segera sebab kabar ini di nanti oleh masyarakat,” ujarnya.

Untuk korban SK palsu, pada pemeriksaan gelombang pertama 12 orang. Yang tidak terima SK empat orang, yang notaben SK PNS ada 2 orang. Dan gelombang kedua 6 orang, notabenya P3K dan julah sementara ada 18 orang. Untuk terduga pegepul adalah AG notabenya adalah PNS, dan AT matan pecatan PNS.

Untuk inspektorat, direkomendasikan untuk terus melakukan pemeriksaan secara mendalam. Dalam di balik kordinator utama, pembuat SK palsu segera terungkap. Dan nanti akan ditanyakan lagi hasilnya, karena DPRD dan masyarakat juga penasaran dalam di balik ini semua untuk segera terungkap.

“Meski kasus SK palsu, sekarang tengah dalam proses penyidikan pihak Polres Gresik. DPRD sebagai fungsi pengawasan kinerja OPD pemerintah, akan terus memantau perkembangannya,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Dunia Akui Palestina

Ditambahkan Muhammad Rizal Saputra mengatakan, bahwa inspektorat dan BKPSDM kejadian ini merupakan tamparan keras kinerja pemerintah.

Harus tegas dalam memberikan sangsi, hingga pemecatan utamanya pelaku PNS. Karena kasus ini, berharap tidak terulang lagi. Sebab merupakan aib, birokrasi yang mencari keuntungan pribadi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, bahwa hearing rekomendasi komisi I.

Terkait validasi dan verifikasi ASN, secara menyeluruh. Dan ini tengah kita lakukan, sebagai langkah untuk tidak terjadi lagi adanya SK palsu. [kim.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!