27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 26, 2026
spot_img

Kuota Meningkat, Tulungagung Tahun Depan Kebagian 1.243 Jemaah Calon Haji

Tulungagung, Bhirawa. – Kabar menggembirakan buat jemaah calon haji di Tulungagung. Kuota jemaah haji tahun 2027 meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun depan, Tulungagung kebagian 1.243 jemaah calon haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tulungagung, Suryani, mengungkapkan jika pada tahun 2026 jumlah jemaah calon haji sebanyak 1.175 orang, pada tahun 2027 estimasinya menjadi 1.243 orang. “Meningkat, meski sedikit. Meningkat puluhan orang,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan jumlah jemaah calon haji untuk Tulungagung ini tidak otomatis membuat jemaah calon haji di Jawa Timur juga meningkat. “Untuk Jawa Timur estimasi jumlah jemaah calon haji tahun 2027 tetap seperti tahun ini, yakni di 42 ribu orang,” terangnya.

Saat ini, lanjut Suryani, Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tulungagung sedang melakukan verifikasi terhadap jemaah calon haji yang terdata dan masuk dalam kuota pemberangkatan tahun 2027. Verifikasi akan berlangsung sampai Rabu (29/7) mendatang.

“Kami melakukan verifikasi terkait apa ada yang sakit, apa belum berusia 15 tahun, pernah haji tapi belum berusia 18 tahun. Kemudian apa ada permintaan untuk tunda karena sakit, masih sekolah atau menunggu muhrimnya,” paparnya.

Menurut dia, bagi yang tidak memenuhi kriteria pemberangkatan ibadah hajinya pada tahun depan terpaksa harus ditunda pada tahun depannya lagi. “Karena ada yang tertunda, kemudian porsi di belakangnya akan naik,” sambungnya.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya-Kejati Jatim Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Suryani menyebut untuk jemaah calon haji yang akan berangkat pada tahun 2027, kebanyakan mereka yang mendaftar ibadah haji pada akhir tahun 2012 sampai tanggal 9 Januari 2013 atau sembilan hari di awal tahun 2013.

Selanjutnya, pria yang dikenal ramah ini membeberkan jika pada tahun ini, jemaah haji Tulungagung mendapat penghargaan sebagai jemaah haji paling tertib se- Jawa Timur. Meski juga tercatat sebagai kabupaten yang jumlah jemaah hajinya paling banyak meninggal dunia bersama Kabupaten Lamongan.

“Memang ada plus minusnya. Sebagai jemaah haji paling tertib, juga paling banyak yang meninggal dunia. Ada tujuh jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia,” paparnya.

Karena itu pula, Suryani menyatakan sudah ada evaluasi dari kementerian untuk meningkatkan pemeriksaan kesehatan bagi jemaah calon haji. Tetapi itu bukan untuk mempersulit.

“Misal ada jemaah calon haji yang batuk. Mulai bulan Agustus sudah ada pemeriksaan ksehatan. Sejauh mungkin jemaah akan dicek, diperiksa, guna ada waktu untuk perbaikan. Jadi batuknya diobati biar sehat,” pungkasnya. (wed.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!