27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 29, 2026
spot_img

Kota Kediri Raih Terbaik III IPA Jatim


Kediri, Bhirawa – Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri meraih penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak (IPA) tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur di Ngopibareng Pintulangit, Kabupaten Pasuruan.

IPA merupakan indikator yang mengukur capaian pembangunan daerah dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui dua komponen utama, yakni Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA) dan Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA). Penilaiannya mencakup lima klaster, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan Kota Kediri sebagai daerah yang semakin ramah anak.

“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Kediri, tetapi merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga keluarga yang terus berupaya memenuhi hak-hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.

Menurut Vinanda, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Berita Terkait :  Dorong Digitalisasi Pendidikan Usia Dini, UPNVJT Gelar Pelatihan Interaktif di KB-TK Agripina Surabaya

“Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada anak. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi agar setiap anak di Kota Kediri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Karena anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan Kota Kediri dan Indonesia,” tuturnya.

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri Muhammad Fajri menjelaskan, keberhasilan Kota Kediri meraih penghargaan tersebut didukung berbagai program perlindungan anak yang terus diperkuat.

Di antaranya melalui keberadaan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) hingga tingkat kelurahan yang aktif melakukan monitoring, evaluasi, serta pendampingan ketika terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Pemerintah Kota Kediri juga memiliki Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) yang memberikan layanan pendampingan bagi korban.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka perkawinan anak, mengembangkan Sekolah Ramah Anak dan Puskesmas Ramah Anak, serta melakukan layanan jemput bola bersama Dispendukcapil agar seluruh anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja bersama seluruh pihak. Namun yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini dapat kami pertahankan bahkan ditingkatkan. Fokus kami bukan sekadar meraih penghargaan, tetapi memastikan setiap anak di Kota Kediri benar-benar memperoleh haknya, terlindungi dari kekerasan, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka,” ujar Fajri.

Berita Terkait :  Gandeng Posyandu, Mahasiswa Untag Surabaya Wujudkan Tumbuh Kembang Anak dan Kesehatan Lansia

Menurutnya, DP3AP2KB akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas PPA melalui monitoring dan evaluasi berkala, meningkatkan sinergi dengan sektor pendidikan, mendorong perusahaan swasta menyediakan fasilitas ramah anak seperti daycare, mengoptimalkan lima klaster Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), memperkuat kapasitas SDM UPT PPA dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), serta mengoptimalkan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor.

Pada penghargaan IPA Provinsi Jawa Timur 2026, predikat Terbaik I diraih Kabupaten Gresik, Terbaik II diraih Kabupaten Sidoarjo, sedangkan Kota Kediri menempati posisi Terbaik III. Capaian tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan. [van.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!