29.5 C
Sidoarjo
Thursday, October 22, 2026
spot_img

Kado Hari Santri, Unusa Peringkat Pertama PTNU 2026


Surabaya, Bhirawa – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menempati peringkat pertama dalam Pemeringkatan Keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) 2026 dengan skor akhir 7,2323.

Capaian yang diumumkan Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU, tersebut menjadi kado istimewa bagi Unusa menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10).

Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono, mengatakan capaian merupakan amanah bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Jika dahulu perjuangannya bersifat fisik melawan penjajah, maka jihad modern adalah jihad melawan kebodohan, ketertinggalan teknologi, kemiskinan, dan degradasi moral. Jihad kaum santri zaman sekarang adalah mengangkat pena, menguasai sains, melakukan riset, serta mengendalikan teknologi agar membawa kemaslahatan bagi umat,” jelasnya.

Lanjut Prof Tri Yogi menegaskan, perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, kampus harus membentuk karakter mahasiswa yang tekun, disiplin, berintegritas, dan beradab agar mampu menghadapi tantangan serta persaingan di masa depan.

“Dunia ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan orang yang tekun, rajin, disiplin, dan beradab. Kecerdasan akademik dapat terus dilatih, apalagi dengan bantuan teknologi dan kecerdasan buatan, integritas moral, kedisiplinan, dan daya juang merupakan karakter penting yang membedakan seseorang dalam menghadapi persaingan,” tegasnya.

Prof Tri Yogi menjelaskan Unusa menerapkan nilai Greats yang meliputi Growth, Reputation, Empowerment, Advancement, Transformation, dan Sustainability sebagai landasan pengembangan institusi, nilai tersebut menjadi pedoman dalam memperkuat pendidikan, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terkait :  SD Muhammadiyah 7 Surabaya Luncurkan Sang Inovator Progress Apps

“Posisi teratas dalam pemeringkatan PTNU 2026 bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas institusi dan memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat, momentum Hari Santri Nasional diharapkan menjadi penguat semangat sivitas akademika untuk menghasilkan karya dan inovasi yang membawa kemaslahatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal LPTNU PBNU, Dr. rer. pol. H. M. Faishal Aminuddin, M.Si., menjelaskan, pemeringkatan keunggulan PTNU 2026 merupakan upaya memetakan perkembangan perguruan tinggi dalam ekosistem NU sekaligus mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

“Proses penilaian berlangsung lebih dari tiga bulan dengan menyasar 284 perguruan tinggi dalam ekosistem Nahdlatul Ulama, penilaian menggunakan tujuh variabel dengan bobot berbeda, meliputi jumlah mahasiswa aktif, aset dan ketahanan keuangan, kinerja riset dan publikasi ilmiah, jumlah guru besar dan lektor kepala, reputasi akademik, capaian alumni, serta keterhubungan dengan organisasi NU dan badan otonomnya,” tuturnya.

Faishal menyebutUnusa meraih posisi pertama di Klaster Elit karena menunjukkan capaian tinggi pada sejumlah variabel berbobot besar, jumlah mahasiswa aktif yang mencapai lebih dari 5.000 orang, kinerja riset dan publikasi pada jurnal prestisius, reputasi akademik melalui luaran riset yang dimanfaatkan, serta keterlibatan dalam pelayanan kepada NU dan anggotanya.

“Jumlah mahasiswa aktif dan kinerja riset serta publikasi ilmiah masing-masing memiliki bobot 20 persen, Sementara itu jumlah guru besar dan lektor kepala serta reputasi akademik masing-masing berbobot 15 persen. Adapun aset dan ketahanan keuangan, capaian alumni, serta keterhubungan dengan organisasi NU dan badan otonomnya masing-masing berbobot 10 persen,” paparnya.

Berita Terkait :  Gubernur Khofifah-Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak

Ketua LPTNU PBNU periode khidmah 2022-2026, Prof. Ainun Na’im, turut menyampaikan ucapan selamat atas capaian Unusa. Ia menegaskan, pemeringkatan tersebut dirancang sebagai stimulus positif bagi seluruh perguruan tinggi NU agar terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

“Capaian Unusa sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi NU dalam menghadapi tantangan zaman, Semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan terhadap sejarah perjuangan, tetapi juga melalui pengembangan ilmu pengetahuan, penguasaan teknologi, penguatan moralitas, serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!