Kota Mojokerto, Bhirawa – Sinergi antara orang tua dan sekolah menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan semangat belajar anak. Dukungan, pendampingan, serta motivasi yang diberikan secara konsisten diharapkan mampu membantu anak mengembangkan potensi diri dan meraih cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita dalam kegiatan Peningkatan Motivasi serta Optimalisasi Peran Orang Tua dalam Pendampingan Belajar bagi Siswa di SDN Mentikan 3, Kemarin (21/10).
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kegiatan ini menghadirkan psikolog untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin bersemangat dalam belajar, berani bermimpi, dan terus berjuang meraih cita-cita.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita mengajak para orang tua untuk terus memperjuangkan pendidikan anak-anaknya agar kelak memiliki kehidupan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.
“Setiap orang tua pasti ingin anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik daripada dirinya. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui pendidikan. Karena itu, anak-anak harus kita dorong agar bisa mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya,” tutur Ning Ita.
Ia menegaskan, peran orang tua tidak hanya sebatas mendampingi anak saat belajar, tetapi juga memberikan motivasi, doa, serta perkataan positif yang mampu membangun kepercayaan diri. Dukungan tersebut penting agar anak tetap bersemangat dalam menjalani proses pendidikan dan menghadapi berbagai tantangan.
“Jangan pernah lelah memberikan semangat dan mendoakan anak-anak kita. Sampaikan hal-hal yang baik, bangun kepercayaan diri mereka, dan dampingi mereka agar terus bersemangat dalam belajar serta meraih cita-cita,” pesannya.
Selain memberikan dukungan emosional, Ning Ita juga mengingatkan orang tua untuk bersikap tegas dalam mendampingi pendidikan anak. Orang tua perlu memastikan anak tetap bersekolah, membangun kedisiplinan, serta memberikan perhatian secara berkelanjutan terhadap perkembangan belajar mereka.
Di sisi lain, Ning Ita meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memfasilitasi pendampingan bagi siswa yang mengalami penurunan motivasi belajar. Pendampingan tersebut diperlukan untuk mengetahui penyebab anak kehilangan semangat bersekolah sekaligus mencari solusi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Anak-anak yang mulai malas bersekolah harus kita dampingi, bukan dibiarkan. Kalau ada yang seperti itu, bisa langsung ke Dinas Pendidikan minta pendampingan psikolog, nanti akan dikunjungi ke rumah dan diberikan motivasi serta mencari tahu apa yang menjadi kendala, untuk selanjutnya dicarikan solusi supaya anak kembali bersemangat untuk belajar,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara orang tua, sekolah, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan anak. Dengan pendampingan yang tepat dan berkelanjutan, setiap anak diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan potensi diri, serta meraih masa depan yang lebih baik. [oky.wwn]




