29 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Harga Beras Premium Makin Tinggi, Pemkab Tulungagung Bersama Bulog Segera Operasi

Satgas Pangan sudah menemukan harga beras premium yang melebihi HET di Pasar Ngunut pekan lalu, tetapi sampai saat ini harga beras premium justru semakin tinggi di Tulungagung.

Tulungagung, Bhirawa.– Pemkab Tulungagung berencana melakukan operasi pasar beras premium dalam waktu dekat. Operasi pasar yang akan menggandeng Bulog ini untuk menurunkan harga beras premium yang terbilang semakin tinggi di Kota Marmer.

“Kami akan lakukan operasi pasar bersama Bulog,” tegas Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyikapi harga beras premium yang masih di atas harga eceran tertinggi (HET) tersebut.

Menurut dia, operasi pasar akan dilakukan bersama Bulog Cabang Tulungagung. “Ini karena Bulog juga punya beras premium,” katanya.

Saat ini harga beras premium di Pasar Ngemplak Kota Tulungagung sudah mencapai Rp 85 ribu per kemasan 5 kilogram. Sementara HET yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 74.500 atau Rp 14.900 per kilogram.

Bahkan di kawasan Pasar Wage Kota Tulungagung tepatnya di Jalan Ceplok Piring, salah satu toko tidak lagi melayani pembelian beras premium. Pemilik toko tersebut mengaku berhenti menjual karena sudah tidak ada kiriman dari produsen.

“Sudah sejak tiga minggu lalu tidak ada barang (beras premium). Saya tidak berani kalau menjual lebih dari HET,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Tulungagung, Widodo Prasetyo, ikut prihatin dengan kondisi ini. Apalagi warga Tulungagung sudah kesulitan mendapat beras premium dan kalau pun dapat mereka harus membayar dengan harga yang jauh melebihi HET.

Berita Terkait :  Sudah Beroperasi, 15 Koperasi Desa Mandiri di Tulungagung Bakal Bergabung dengan KDKMP

“Kami akan koordinasi dulu dengan satgas pangan,” katanya.

Ia menduga naiknya harga beras premium dan langka akibat panen petani yang menurun. Informasi yang didapatnya, saat ini petani mengalami penurunan panen sampai 25 persen.

“Kalau sebelumnya saat panen bisa hasilnya satu ton gabah. Sekarang hanya 750 kilogram saja,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Pangan Kabupaten Tulungagung menemukan beras premium yang dijual dengan harga melebihi HET. Temuan ini setelah mereka melakukan sidak pemantauan harga beras dan minyak di Pasar Ngunut, Selasa (8/9) lalu.

Harga beras premium di pasar tersebut ada yang sampai Rp 81 ribu kemasan 5 kilogram atau Rp 16.200 per kilogram. Melebihi HET beras premium di Jawa Timur yang ditetapkan Rp 14.900 per kilogram.

Asisten Manajer Penjualan Pasar Pemerintah Bulog Cabang Tulungagung, Cicik Fauziyah, saat bersama Satgas Pangan Kabupaten Tulungagung di Pasar Ngunut mengatakan akan melakukan droping beras premium menyikapi temuan harga beras premium yang sudah melebihi HET. Droping disebut akan dilakukan di Pasar Ngunut pada Rabu (9/9). [wed.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!