30 C
Sidoarjo
Friday, August 21, 2026
spot_img

Gubernur Khofifah Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, Jatim Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Pemprov Jatim, Bhirawa – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang digelar di The St. Regis Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam.

Penghargaan tersebut disematkan Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dan diterima oleh Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Jawa Timur, yang mewakili Gubernur Khofifah.

Bakti Koperasi Nayaka Mahambara merupakan salah satu dari enam kategori penghargaan Koperasi Awards 2026. Kategori ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pejabat negara dalam memperkuat gerakan koperasi dan ekonomi kerakyatan.

Penghargaan untuk Khofifah menegaskan peran pemerintah daerah dalam membangun ekosistem koperasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Koperasi dinilai tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kesejahteraan anggota.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa nilai-nilai koperasi tetap relevan di tengah perubahan teknologi, ekonomi digital, persaingan usaha, serta hadirnya generasi baru. Menurut dia, koperasi harus terus berbenah dengan memperkuat tata kelola, transparansi, akuntabilitas, bisnis, dan pemanfaatan teknologi.

“Penghargaan ini bukan sekadar tentang siapa yang menerima penghargaan, tetapi tentang mengakui mereka yang konsisten bekerja agar koperasi tetap tumbuh, mampu beradaptasi, dan memberi nilai bagi anggotanya,” kata Ferry dalam sambutannya.

Berita Terkait :  Sebulan, 41 Tersangka Curanmor Spesialis Pemukiman dan Perumahan Diamankan

Ferry menegaskan, keberhasilan koperasi tidak semata-mata diukur dari besarnya organisasi. Ukuran yang lebih penting ialah seberapa nyata manfaat yang dirasakan anggota dan masyarakat.

Karena itu, koperasi didorong hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui konsolidasi potensi desa, perluasan akses pembiayaan dan pasar, penciptaan nilai tambah, serta pembukaan ruang usaha bagi masyarakat. Arah tersebut juga diwujudkan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut Ferry, penguatan koperasi membutuhkan kerja bersama berbagai pihak. Pemerintah berperan menghadirkan kebijakan dan fasilitasi, perbankan memperkuat akses pembiayaan, sedangkan dunia usaha membuka peluang pasar serta kemitraan.

Dalam ekosistem tersebut, koperasi menjadi wadah yang menghubungkan potensi daerah dengan kebutuhan masyarakat. Semangat itu sejalan dengan gagasan Bung Hatta bahwa kekuatan ekonomi harus dibangun melalui kebersamaan, dengan yang kuat membantu yang lemah dan yang besar memperkuat yang kecil.

Koperasi Awards 2026 menghadirkan enam kategori penghargaan yang ditujukan kepada tokoh gerakan koperasi, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, pejabat negara, serta penggerak kebijakan koperasi.

Enam kategori tersebut meliputi Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada, untuk tokoh gerakan koperasi yang berkontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi. Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha, untuk pejabat pemerintah pusat dan daerah yang mendukung perkembangan koperasi serta ekonomi kerakyatan. Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada, untuk tokoh masyarakat yang menggerakkan kemandirian ekonomi rakyat melalui koperasi. Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, untuk pejabat negara yang berkontribusi terhadap gerakan koperasi. Bakti Koperasi Pradana Nayaka, untuk tokoh penggerak kebijakan yang mendukung kemajuan koperasi Indonesia.

Berita Terkait :  Mensos Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang

Anugerah Amerta Bakti, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi lahirnya lebih banyak penggerak koperasi.

Ferry berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi dorongan bagi para penerima untuk terus berkarya, berbagi praktik baik, dan membuka jalan bagi koperasi lain agar tumbuh lebih kuat.

“Koperasi bukan hanya tentang bagaimana kita tumbuh, tetapi tentang bagaimana kita tumbuh bersama,” ujar Ferry.

Penganugerahan kepada Gubernur Jawa Timur melalui kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun koperasi yang sehat, mandiri, profesional, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!