29 C
Sidoarjo
Friday, April 24, 2026
spot_img

Drone Pertanian Diuji di Bojonegoro, Dorong Efisiensi dan Produktivitas Petani

Bojonegoro, Bhirawa.
Upaya modernisasi sektor pertanian mulai diterapkan di daerah. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi drone untuk pemupukan tanaman padi yang diuji coba di Bojonegoro, Selasa (21/4).

Uji coba dilakukan di lahan seluas 50 hektare milik Kelompok Tani Sido Mukti, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan ketahanan pangan yang digelar oleh Kodim 0813 Bojonegoro bekerja sama dengan PT Solusi Tani Indonesia sebagai penyedia teknologi dan pupuk cair, dan penyedia teknologi drone sprayer.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ketahanan pangan ini dilakukan untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan pencapaian hak atas pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan nasional dan lokal.

Kemudian meningkatkan kesejahteraan petani, memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta meningkatkan perekonomian agar tersedianya logistik wilayah sesuai kearifan lokal untuk kepentingan pertahanan negara.

Pemanfaatan teknolgi berupa drone sprayer disektor pertanian, menurut Dandim sangat diperlukan, dan merupakan langkah maju dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan pemupukan dan hasil produksi pertanian khususnya tanaman padi.

Ia juga berharap, teknologi ini bisa menjadi akselerator transformasi pertanian Bojonegoro dari pola konvensional (tradisional) yang memerlukan waktu dan tenaga lebih besar, menuju pertanian presisi yang lebih efisien, produktif dan berdaya saing.

Melalui sosialisasi dan demontrasi pemupukan padi menggunakan drone ini diharapkan para petani di Kabupaten Bojonegoro akan semakin bertambah pengetahuan, dan memahami perkembangan teknologi pertanian modern dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian khususnya padi.

Berita Terkait :  Satu Dekade Bhumandala Award, Kementerian PU Raih Penghargaan Informasi Geospasial Ke-6 pada 2024

“Dengan drone, pekerjaan berat bisa dipermudah, biaya berkurang, waktu lebih efisien, dan hasil produksi lebih terjaga. Kodim 0813 Bojonegoro, akan terus bersinergi dengan semua pihak dalam mendukung program ketahanan pangan,” katanya.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, ketahanan pangan menjadi kegiatan penting dan sangat diutamakan, yang diprioritaskan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program ini akan terwujud dalam pelaksanaannya, jika mendapat dukungan semua pihak.

Pihaknya menyambut baik hadirnya teknologi modern berupa drone tersebut. Teknologi dan inovasi pertanian mutlak diperlukan, hal ini juga merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian diwilayah Kabupaten Bojonegoro khususnya tanaman padi.

Seperti penggunaan pupuk NPK, dan penerapan teknologi modern berupa drone menjadi inovasi yang perlu mendapat dukungan oleh semua pihak. “Hal ini juga menunjukkan bahwa sektor pertanian kita terus berkembang, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi modern,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sido Mukti Dusun Tempuran Desa Sumodikaran, M. Zaenul Mustofa, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas hadirnya teknologi drone pertanian tersebut. “Kami rasa dengan adanya drone ini para petani akan sangat terbantu, penggunaaan lebih efektif dan efisien, hemat waktu, tenaga juga hemat biayanya,” pungkasnya. [bas.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!