32.3 C
Sidoarjo
Thursday, June 11, 2026
spot_img

Dishub Provinsi Jatim Bakal Perluas Bus Trans Jatim Koridor Malang-Kepanjen

Kabupaten Malang, Bhirawa – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur berencana memperluas jaringan angkutan massal Bus Trans Jatim hingga ke Koridor Malang-Kepanjen.

Rencana ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di kawasan Malang Raya, karena diharapkan dapat mengurai kemacetan serta menyediakan alternatif transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Koridor baru ini akan menghubungkan pusat Kota Malang dengan pusat pemerintahan Kabupaten Malang di Kepanjen.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan pada Kamis (11/6). Ia menjelaskan bahwa rute yang disiapkan nantinya akan menghubungkan Terminal Hamid Rusdi Kota Malang menuju pusat pemerintahan di Kepanjen. Pengembangan koridor ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menyediakan pilihan transportasi yang ramah di kantong masyarakat.

Saat ini, Dishub Provinsi Jatim diketahui sedang mempercepat berbagai persiapan penting di lapangan, mulai dari penyempurnaan kajian teknis, penentuan lokasi halte pemberhentian, hingga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah. Tujuannya agar operasional bus nantinya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kehadiran rute Malang-Kepanjen ini diproyeksikan menjadi angin segar bagi warga yang setiap hari beraktivitas di kawasan Malang Raya,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, selain mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, koridor ini juga diharapkan efektif mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama. Pihak Dishub Provinsi Jatim menargetkan seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga layanan ini dapat segera dioperasikan dalam waktu dekat.

Berita Terkait :  Jaga Nyaman Nataru

“Dengan adanya koridor Trans Jatim Malang-Kepanjen, diharapkan tersedia alternatif transportasi yang efektif bagi warga yang beraktivitas di wilayah Kota Malang maupun Kabupaten Malang,” pungkas Budiar.

Dalam persiapan koridor ini, terdapat beberapa aspek penting yang sedang disiapkan, antara lain penentuan lokasi halte strategis. Rencananya, perjalanan akan dimulai dari Terminal Arjosari atau titik integrasi lain di Kota Malang, kemudian berakhir di Terminal Talangagung atau area perkantoran Pemerintah Kabupaten Malang di Kepanjen.

Selain itu, ditentukan pula jumlah armada dan jarak keberangkatan antarbus guna memastikan waktu tunggu penumpang tetap ideal dan teratur. Pemerintah juga memastikan adanya integrasi dengan moda transportasi lokal yang sudah ada, seperti angkutan kota, agar saling melengkapi tanpa merugikan mata pencaharian pengemudi angkutan lokal.

Sama seperti layanan Trans Jatim lainnya, koridor ini nantinya akan menerapkan tarif yang terjangkau serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pendingin udara, CCTV, dan jaminan keamanan selama perjalanan. Kehadiran layanan ini diproyeksikan akan mengubah pola perjalanan harian masyarakat di Kota Malang dan Kabupaten Malang ke arah yang lebih baik. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!