Surabaya, Bhirawa – Matahari pagi belum tinggi ketika barisan prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya berdiri tegap di Lapangan Makorem, Kamis (17/9/2026). Namun, di balik suasana khidmat Upacara Bendera 17-an itu, terselip pesan yang jauh lebih dalam: bahwa pengabdian bukan sekadar menjalankan perintah, melainkan tentang kesiapan memberikan yang terbaik ketika bangsa dan rakyat membutuhkan.
Upacara dipimpin Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, diikuti para Kasi Kasrem, para Kabalak jajaran, serta seluruh prajurit TNI dan PNS Korem 084/BJ. Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. yang dibacakan Kasrem, disampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian seluruh prajurit dan PNS, termasuk dalam mendukung berbagai kegiatan kenegaraan di wilayah Jawa Timur. Pangdam mengingatkan bahwa upacara 17-an bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat komunikasi, disiplin, nasionalisme dan jati diri sebagai abdi negara.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah dinamika tugas yang terus berkembang. Pangdam meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman dan bencana di Jawa Timur, sekaligus memperkuat deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat melalui sinergi dengan seluruh unsur terkait. Di sisi lain, pengelolaan program dan anggaran juga harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, terutama menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2026.
Kasrem 084/BJ Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura menekankan bahwa seluruh pesan pimpinan tersebut harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata oleh setiap personel. Menurutnya, prajurit dan PNS tidak cukup hanya memahami tugas, tetapi harus mampu menunjukkan disiplin, tanggung jawab, kepedulian dan profesionalisme dalam pelaksanaan sehari-hari. Termasuk menjaga keselamatan dan kesehatan personel, meningkatkan kesiapsiagaan satuan melalui latihan yang terukur, serta membangun kepedulian terhadap sesama anggota.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga kekompakan dan nama baik satuan. Jadikan kehadiran kita benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang kita kerjakan hari ini harus memiliki arti bagi tugas satuan dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Kasrem. Ia berharap seluruh prajurit dan PNS Korem 084/BJ mampu menjaga semangat, soliditas dan kedisiplinan, serta terus meningkatkan kualitas pengabdian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Menutup rangkaian amanat, Pangdam juga meminta jajaran mempercepat dan mengoptimalkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk KDKMP, TMMD ke-129, ketahanan pangan dan pembangunan Jembatan Merah Putih. Dari Lapangan Makorem 084/BJ, pesan itu menemukan maknanya: kekuatan prajurit bukan hanya terlihat dari tegapnya barisan, tetapi dari seberapa jauh kehadirannya mampu menghadirkan rasa aman, kepedulian dan manfaat bagi rakyat. [iin.kt]


