28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Cek Cadangan Beras, Komisi VI DPR RI Sidak Gudang Bulog Pulosari


Tulungagung, Bhirawa
Cadangan beras di Perum Bulog saat ini terus bertambah. Dipastikan saat ini cadangan beras tersebut sudah mencapai 5,1 juta ton meningkat dari sebelumnya yang 5 juta ton.

“Sampai hari ini cadangan beras hampir 5.1 juta ton. Atau 5,089 juta ton kurang 11 ton dan har ini sampai malam akan tercapai itu 5,1 juta ton,” ujar Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto saat bersama Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, melakukan panen padi di Desa Podorejo Kecamatan Sumbergempol serta mengunjungi Gudang Bulog Pulosari di Kecamatan Ngunut, Senin (27/4).

Menurut dia, dengan cadangan beras terbanyak sepanjang sejarah Indonesia merdeka itu aman untuk ketahanan pangan selama 11 bulan.

“Kalau pun ada El Nino jangan panik. Bulog ada dan kapan pun diperintahkan akan menyalurkan. Baik itu bantuan pangan atau SPHP. Bulog siap,” sambungnya.

Prihasto menyebut tahun lalu Perum Bulog sudah menuntaskan target penyerapan sebesar 3 juta ton setara beras. Dan pada tahun 2026 ini, Perum Bulog ditargetkan untuk kembali menyerap sebanyak 4 juta ton setara beras sesuai Inpres Nomor 4 tahun 2026.

“Sekarang Bulog sudah menyerap 2,4 juta ton atau sekitar 60 persen. Kami perkirakan bulan Juni mendatang sudah terselesaikan targetnya,” paparnya.

Yang menjadi tantangan Perum Bulog saat ini adalah masalah ketersediaan gudang. Dengan penyerapan yang masif berimbas pada bertambahnya juga penyediaan gudang.

Berita Terkait :  Dukung Kemajuan UMKM, Bank Jatim Salurkan CSR Ke Pemkab Pamekasan

“Gudang terbatas. Di Tulungagung saja kurang. Kurang (untuk menyimpan) 2.000 ton. Ini kami perintahkan pimpinan Bulog di Tulungagung dan di pimpinan Bulog di Jatim untuk mengusahakan gudang tambahan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menyatakan kebagiannya dengan cadangan beras yang dimiliki Perum Bulog. Bahkan ia melihat sendiri kualitas beras yang saat ini disimpan di Gudang Bulog Pulosari di Kecamatan Ngunut.

“Saya sangat bahagia sekali. Puas tadi lihat (beras yang tersimpan). Ganti-ganti. Tidak satu dua saja yang dicek. Berasnya kulaitasnya bagus,” katanya.

Ia pun memuji beras yang tersimpan di gudang Bulog itu batas butir patahnya minim.

“Brokennya minim banget. Padahal beras sejak April 2025. Jadi setahun lalu,” tuturnya.

Anggia Erma meminta masyarakat Indonesia untuk tidak khawatir dengan El Nino. Ia yakin Indonesia bisa menghadapinya. “Siap menghadapi,” tandasnya.

Politisi Senayan asal Tulungagung ini juga mengapresiasi saat ini Indonesia bisa swasembada beras. Padahal, hal itu sebelumnya seperti mimpi.

“Impiannya tidak usah impor. Hari ini terwujud kayak mimpi jadi kenyataan. Bangga juga,” pungkasnya. [wed.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru