28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Pemkot Mojokerto Tancap Gas Ketahanan Pangan, 125 Petani Ikuti Pelatihan

Kota Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat program ketahanan pangan melalui peningkatan kapasitas petani. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkot menggelar Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura bagi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya, Senin (27/4).

Pelatihan tersebut diikuti 125 peserta yang terdiri dari 75 petani padi dan 50 petani jeruk, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas nasional yang harus didukung seluruh daerah, termasuk Kota Mojokerto meski memiliki keterbatasan lahan pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan prioritas nasional. Karena itu semua daerah, termasuk kota, wajib ikut mendukung program tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Mojokerto telah menjalankan berbagai langkah konkret, di antaranya program Luas Tambah Tanam (LTT), pendampingan pertanian, hingga penyaluran bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, serta pestisida.

Menurutnya, program tersebut berdampak pada peningkatan produktivitas panen padi. Jika sebelumnya hasil panen berada di kisaran 6,5 ton per hektare, kini meningkat menjadi 8,2 ton per hektare.

Selain tanaman pangan, Ning Ita juga mendorong pengembangan hortikultura yang diintegrasikan dengan sektor pariwisata, khususnya di kawasan bantaran Kali Ngotok.

Ia berharap masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai kegiatan pemerintah, terutama di wilayah barat Kota Mojokerto.

“Ke depan kami akan terus menghadirkan berbagai event di wilayah barat. Kesempatan itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Berita Terkait :  Pertunjukan Teater Imam Al-Bukhari dan Soekarno Ungkap Jejak Spiritual Bung Karno di Uni Soviet

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Mojokerto Novi Rahardjo mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program penyuluhan pertanian. Materi yang diberikan meliputi strategi pengembangan tanaman pangan dan hortikultura perkotaan, serta antisipasi dan mitigasi hidrometeorologi.

DKPP juga menyalurkan bantuan bahan ajar dan sarana pendukung pertanian secara simbolis kepada perwakilan petani. Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari, yakni 27 dan 30 April 2026. [oky.min]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru