27.2 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Bupati Madiun Terima 200 Mahasiswa KKN-BBK Unair


Kabupaten Madiun, Bhirawa – Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk, bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, MH., menerima mahasiswa KKN-BBK (Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas) ke-8 Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Senin (13/7). Turut hadir, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua LPMB Unair, Camat, Dosen pendamping peserta KKN-BBK.

Dalam laporannya, Kepala Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah) Kab. Madiun, Shodiq Hery Purnomo menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN Universitas Airlangga ini mulai tanggal 13 Juli sampai 8 Agustus 2026, dengan peserta 200 mahasiswa. Untuk lokasi KKN terbagi di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Gemarang, Saradan dan Wungu. Para mahasiswa yang tersebar 20 desa.

Diantaranya,1. Kecamatan Gemarang : Ds. Nampu, Sebayi, Tawangrejo, dan Winong. 2. Kecamatan Saradan : Ds. Sumbersari, Bener, Pajaran, Ngepeh, Bongsopotro, Sambirejo, Bandungan dan Tulung.

  1. Kecamatan Wungu : Ds. Tempursari, Sobrah, Nglambangan, Bantengan, Mojorayung, Sidorejo, Pilangrejo dan Nglanduk.

Sementara itu diawal sambutannya, Bupati Madiun mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Universitas Airlangga atas kepercayaan menempatkan mahasiswa KKN-BBK ke-8 di Kabupaten Madiun. Menurutnya, KKN-BBK ke-8 yang dilaksanakan di 20 desa pada 3 kecamatan tersebut, memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, peternakan, UMKM, kerajinan dan pariwisata.

Yang diharapkan potensi tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa. “KKN-BBK merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan kepekaan sosial,” ujar Bupati.

Berita Terkait :  Program RPL Antar Unusa Raih Penghargaan Kemediktisantek

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Madiun memiliki wilayah seluas 111.363 ha atau 1.113,63 km². Dengan batas di sebelah Utara Kabupaten Bojonegoro, sebelah Timur Kabupaten Nganjuk, sebelah Selatan Kabupaten Ponorogo, serta sebelah Barat Kabupaten Magetan dan Ngawi.

“Kabupaten Madiun secara administratif terdiri dari 206 desa/kelurahan (198 desa dan 8 kelurahan) yang tersebar di 15 kecamatan”, paparnya.

Diakhir sambutannya, Bupati berharap KKN-BBK ini tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa, mampu mendorong kesejahteraan masyarakat serta memotivasi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Tak lupa, dirinya juga berpesan kepada para mahasiswa untuk dapat menghormati adat dan budaya setempat, memberikan solusi atas permasalahan desa, menjaga etika, sopan santun dan menjaga nama baik universitas.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Universitas Airlangga, Heri Purna Basuki menambahkan bahwa KKN-BBK saat ini konsepnya sudah diubah, dimana para mahasiswa harus mempunyai program unggulan, terutama terkait dengan pembangunan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Madiun. “Kami mengantarkan dan melepaskan kalian ke Madiun ini untuk berkarya disini,” ucap Heri. [dar.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!