27.2 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Uji Coba Aspal Tambal Cepat Dura Fill, Solusi Cepat dan AI untuk Perawatan Jalan

Inovasi Dinas PU Bina Marga Jatim

oleh:
Arya Wiraraja, Kota Surabaya

Inovasi dan peningkatan kinerja trerus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur dalam memastikan infratsurktur di Jatim layak dan nyaman dipergunakan .

Salah satunya melalui Bidang Pembangunan dan Peningkatan bersama PT DMK Group melaksanakan sosialisasi sekaligus uji coba penggunaan aspal tambal cepat Dura Fill sebagai salah satu inovasi dalam mendukung penanganan jalan berlubang.

Kegiatan yang digelar minggu ke-2 di Bulan Juli 2026 ini di salah satu ruas jalan percobaan ini menandai langkah konkret pemerintah provinsi dalam mencari alternatif material yang mampu mempercepat proses perbaikan jalan, khususnya pada titik-titik rawan kerusakan.

Aspal tambal cepat Dura Fill diklaim memiliki kemampuan aplikatif yang memadai pada berbagai kondisi cuaca, termasuk saat permukaan jalan basah maupun hujan, sehingga potensi jeda perbaikan akibat cuaca dapat diminimalkan.

Selain demonstrasi penggunaan material, dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung identifikasi kondisi jalan dan jembatan secara lebih cepat, akurat, dan seragam. Integrasi teknologi ini membuka peluang bagi Dinas PU Bina Marga untuk melakukan pemantauan kondisi infrastruktur secara real time dan mengoptimalkan prioritas perbaikan berdasarkan data.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengetahui secara langsung proses pelaksanaan serta efektivitas produk yang ditawarkan. Hasil uji coba ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan kajian lebih lanjut sebagai pertimbangan penerapan inovasi dalam mendukung penanganan jalan di lingkungan Dinas PU Bina Marga Jatim,” ujar Kasie Pelaksanaan Pembangunan dan Peningkatan Bina Marga Jatim , Dian Novitasari, Selasa (14/7/2026).

Berita Terkait :  Tumpah Ruah Puluhan Ribu Pendukung Khofifah - Emil Padati Kampanye Akbar di Jember

Dian Novitasari menegaskan bahwa uji coba lapangan menjadi langkah penting sebelum sebuah inovasi diadopsi secara luas. Proses evaluasi tidak hanya menilai kecepatan aplikasi, tetapi juga ketahanan tambalan terhadap lalu lintas berat, ketahanan terhadap perubahan suhu dan curah hujan, serta biaya pemeliharaan jangka panjang. Dengan demikian keputusan penerapan nantinya akan didasarkan pada data lapangan yang komprehensif.

Kolaborasi antara instansi pemerintah dan pihak swasta, dalam hal ini PT DMK Group, dianggap strategis untuk mempercepat transfer teknologi dan kemampuan tekhnis pada pelaksana lapangan.

PT DMK Group bertanggung jawab memberikan pelatihan teknis serta panduan aplikasi material Dura Fill agar petugas perawatan jalan di lapangan dapat menerapkan prosedur yang benar dan efisien.

Pengenalan AI sebagai alat bantu identifikasi kondisi jalan dan jembatan membuka dimensi baru dalam manajemen pemeliharaan infrastruktur. Dengan algoritme yang mampu menganalisis citra jalan, peta kerusakan dapat dihasilkan lebih cepat sehingga rencana penanganan dapat dilakukan secara proaktif.

Selain itu, standardisasi identifikasi melalui AI diharapkan mengurangi subjektivitas penilaian kondisi jalan antar tim lapangan.

Manfaat lain dari penggunaan aspal tambal cepat adalah potensi penurunan antrean perbaikan dan gangguan lalu lintas. Pasalnya, perbaikan yang selesai lebih singkat akan mengurangi durasi tutup lajur dan dampak pada mobilitas publik.

Efisiensi waktu juga berpotensi menurunkan biaya operasional, meski evaluasi biaya penuh tetap diperlukan untuk membandingkan umur layanan tambalan dengan teknologi konvensional.

Berita Terkait :  Amandemen UUD Kembali ke Naskah Asli, Wacana Tak Realistis

Ke depan, Dinas PU Bina Marga Jatim berencana melakukan serangkaian uji coba tambahan pada berbagai jenis kondisi jalan dan intensitas lalu lintas. Uji berkelanjutan ini penting untuk memahami batasan aplikasi produk dan menentukan protokol pemeliharaan yang terbaik. Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar penyusunan pedoman teknis jika keputusan adopsi diambil.

Selain aspek teknis, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Penerapan material dan metode yang tepat diharapkan meningkatkan kenyamanan berkendara serta mengurangi potensi kecelakaan akibat jalan berlubang.

Dampak positif lain yang diharapkan yakni peningkatan konektivitas antarkawasan, yang pada akhirnya mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Provinsi Jawa Timur.

Melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder serta pemanfaatan inovasi teknologi, diharapkan kualitas pemeliharaan jalan semakin meningkat, sehingga terwujud infrastruktur yang mantap, aman, nyaman, dan berkeselamatan, sekaligus mendukung konektivitas serta mobilitas masyarakat di Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan sosialisasi dan uji coba seperti ini juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk memberikan masukan. Pengamatan langsung oleh pengguna jalan, kelompok transportasi, serta aparat teknis daerah dapat menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh sebelum keputusan skala besar ditetapkan. Dengan pendekatan partisipatif, implementasi inovasi memiliki peluang lebih besar untuk responsif terhadap kebutuhan lokal.

Dinas berharap hasil uji coba ini akan mendorong pengembangan teknologi pemeliharaan jalan lainnya serta memperkuat jaringan kerja antara pemerintah daerah, pelaksana teknis, dan pelaku industri material jalan.

Berita Terkait :  Dilantik Jadi Mensos, Gus Ipul Mundur dari Wali Kota Pasuruan

Jika terbukti efektif, kombinasi aspal tambal cepat dan sistem identifikasi berbasis AI dapat menjadi model penerapan yang direplikasi ke daerah lain untuk mempercepat penanganan jalan berlubang nasional. [aya.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!