28.1 C
Sidoarjo
Wednesday, October 7, 2026
spot_img

Bupati Kediri Tegaskan Program Strategis Harus Dikawal

Pemkab Kediri, Bhirawa. – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Kediri serius mengawal program strategis dan prioritas daerah.

Setiap kebijakan harus berangkat dari kondisi riil di lapangan, bukan sekadar mengejar capaian angka. Arahan tersebut disampaikan Hanindhito dalam rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo, Kompleks Kantor Pemkab Kediri.

Ia meminta seluruh jajaran memiliki visi yang sama dalam menjalankan program daerah, termasuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN) yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Di bidang pendidikan, Bupati Hanindhito menekankan agar komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus dijaga. Evaluasi diperlukan untuk memastikan terpenuhinya standar nasional pendidikan sekaligus mendorong peningkatan rapor pendidikan.

“Terkait kompetensi guru, saya minta ditingkatkan,” katanya. Ia juga meminta berbagai kebijakan dan inovasi di bidang pendidikan diformalkan dalam bentuk regulasi.

Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki peta jalan dan strategi yang jelas untuk menyelesaikan persoalan akses maupun kualitas pendidikan secara sistematis dan terukur.

Pada sektor kesehatan, Hanindhito menyoroti capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Kediri yang pada September 2026 berada di angka 97,88 persen.

Sementara itu, angka prevalensi stunting berdasarkan bulan timbang menunjukkan tren penurunan. Prevalensi stunting tercatat 8,04 persen pada Desember 2025, turun menjadi 7,67 persen pada Februari 2026, dan kembali turun menjadi 7,47 persen pada Agustus 2026.

Berita Terkait :  Pangdam V/Brawijaya Ajak GM FKPPI Jatim Tetap Satu Nafas dengan TNI-Polri

Meski mengalami penurunan, Hanindhito meminta capaian tersebut benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan. Hal serupa ditekankan pada persoalan kemiskinan dan perlindungan sosial, khususnya terkait Desil atau peringkat kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ia menyebut masih banyak keluhan mengenai data Desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi kesejahteraan warga sebenarnya.

“Masalah Desil ini tolong diselesaikan. Kepada camat saya minta tolong dicek data Desil yang tidak tepat di kecamatannya. Berapa angka riil stunting, bukan persentasenya,” tegasnya.

Selain pendidikan, kesehatan dan sosial, rapat juga membahas sejumlah program strategis dan prioritas daerah di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, pengendalian inflasi serta mitigasi bencana.

Terkait PSN, Pemkab Kediri menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah pusat. Bupati Hanindhito menilai program tersebut tetap menjadi bagian dari kepentingan daerah karena manfaat akhirnya dirasakan masyarakat Kabupaten Kediri.

“Meskipun program prioritas pemerintah pusat tapi tetap yang mendapatkan manfaat adalah masyarakat kita,” ucapnya.

Salah satu program yang turut menjadi perhatian adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bupati Hanindhito meminta dilakukan pendampingan dan pembinaan agar koperasi tersebut tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi mampu beroperasi dan bersinergi dengan kekuatan ekonomi yang telah berkembang di desa, seperti BUMDes dan UMKM. [van.nov.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!