Sidoarjo, Bhirawa. – Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, Nur Fuad Indra Mitra, mensikapi dugaan penyalahgunaan beras Program SPHP atau stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Mataraman dan pasar induk beras Cipinang Jakarta Timur. Dan menyatakan penguatan pengawasan menjadi upaya sangat penting dalam menjaga integritas Program SPHP ini.
Menurut Nur Fuad, dengan penguatan pengawasan ini akan memperkuat, menjaga kepercayaan publik didalam penyaluran beras secara tertib, transparan dan tepat sasaran.
”Kami juga akan terus mendorong para penyalur, agar benar benar mematuhi ketentuan,” komentar Nur Fuad, Jumat (30/10) akhir pekan lalu.
Langkah riil strategis dalam memperkuat pengendalian distribusi, kata Nur Fuad, Bulog akan membentuk tim Satgas khusus, penertiban penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Satgas ini akan memperkuat memantau jalur distribusi dan mengevaluasi kepatuhan para mitra penyalur. Satgas juga akan memastikan beras Pemerintah bisa tersalurkan sesuai ketentuan.
Nur Fuad menegaskan, Program SPHP memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung stabilitasi pasokan dan harga beras nasional. Maka Program SPHP dijalankan dengan prinsip-prinip kehati-hatian, akuntabilitas dan perlindungan kepentingan masyarakat.
”Bila ada oknum -oknum yang sampai melakukan penyimpangan, Bulog akan sangat mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian,” ujarnya.
Bulog, lanjut Nur Fuad, akan siap memberi informasi yang diperlukan sesuai ketentuan, agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani dengan objektif, lancar dan tuntas. [kus.fen]


