Mamik Hidayah – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Mamik Hidayah, menyatakan dari 129 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Tulungagung, baru 69 SPPG di antaranya yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Untuk saat ini yang sudah terbit SLHS-nya sekitar 69 (SPPG),” ujarnya. Sedang untuk yang lainnya, atau 60 SPPG lainnya belum mengantongi SLHS.
Meski kemudian diakui oleh Mamik Hidayah dari 60 SPPG yang belum mempunyai SLHS itu, ada 30 SPPG yang masih melakukan proses pengajuan SLHS melalui Online Single Submission (OSS).
Ia selanjutnya mengatakan jika SPPG yang tengah mengajukan penerbitan SLHS di OSS, tidak otomatis langsung mendapatkannya.
“Jadi kita cek satu per satu di OSS. Kalau ada (persyaratan) yang tidak sesuai, kita kembalikan ke SPPG untuk diperbaiki. Setelah sesuai baru kita lakukan verifikasi lapangan dan kemudian diterbitkan SLHS,” tuturnya.
Perempuan berjilbab ini menegaskan, SLHS sangat penting bagi SPPG. Karena SPPG sudah dinyatakan telah memenuhi ketentuan yang diberlakukan. Termasuk dari pengelolaan limbah hingga kesehatan lingkungannya.
Bahkan, ia selalu mengingatkan di grup korcam SPPG untuk segera mengurus SLHS.
“Kami pun sudah rutin pula melakukan monitoring dan evaluasi bersama tim gizi dan kesehatan lingkungan,” terangnya.
Namun demikian, Mamik Hidayah, menyebut Dinkes tidak memiliki kewenangan menghentikan operasional SPPG yang belum memiliki SLHS. Peran Dinkes lebih fokus pada pelatihan, pengawasan, dan percepatan proses publikasi SLHS.
Adapun sejumlah komponen yang menjadi perhatian dalam proses mendapat SLHS, menurut Mamik Hidayah, salah satunya adalah hasil penilaian Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang minimal harus memperoleh nilai 81.
Selain juga aspek kondisi bangunan, penggunaan peralatan dan alur kerja pengolahan makanan agar tidak menimbulkan risiko kontaminasi silang.
“Contohnya lantai dapur harus mudah dibersihkan, peralatan harus food grade, bukan dari kayu atau plastik yang tidak memenuhi syarat. Juga tempat cuci tangan harus tersedia sabun dan sebagainya,” pungkasnya. [wed.gat]


