26.7 C
Sidoarjo
Thursday, June 11, 2026
spot_img

Atlet Batu Borong Empat Gelar Juara Paragliding Kaltim


Kota Batu, Bhirawa
Atlet Paralayang Kota Batu menunjukkan ketangguhannya dalam bersaing dengan para atlet dari Daerah lain, bahkan atlet kelas dunia dari beberapa negara. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilannya menyabet tiga gelar juara dalam International Paragliding Accuracing Championship (IPAC) 2026. Kejuaraan yang di gelar di Bukit Sultan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur merupakan seri pertama dalam IPAC yang dilaksanakan tahun ini.

Kejuaraan paralayang tingkat internasional yang mempertandingkan ketepatan mendarat ini mempertemukan puluhan atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara. Dan para atlet paralayang andalan Kota Batu, sukses meraih empat gelar juara di kejuaraan berskala internasional ini.

“Selamat untuk atlet Paralayang Kota Batu yang telah mengharumkan Kota Wisata ini dengan menyabet empat gelar juara dimana salah satu gelar juara diraih di nomor beregu,” ungkap Sentot Ari Wahyudi, Ketua KONI Kota Batu Kamis (11/6).

Beberapa gelar juara tesebut diraih oleh Galuh Ade Pristanto. Atlet andalan Kota Batu ini berhasil merebut gelar juara 1 di kelas Overall, dan Juara 1 untuk kelas U26. Selain itu ia juga tergabung di kelas beregu dimana timnya berhasil meraih juara 3.

Selain Galuh, sukses yang sama juga diraih Roni Pratama yang meraih juara 3 Overall Tok. Adapun untuk juara beregu/ team, gelar juara diraih Viki bersama Naufal Hammam dan Galuh Ade.

Berita Terkait :  Superior, Borong 10 Emas, Balap Sepeda Jatim Juara Umum PON XXI

Diketahui, saat ini Bukit Sultan telah ditetapkan sebagai venue cabang olahraga paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur. Dan jejuaraan IPAC Series 1 ini menjadi ajang pemanasan menjelang pelaksanaan Porprov di provinsi ini.

Seperti dikatakan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari bahwa penyelenggaraan IPAC Series 1 tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan atlet paralayang. Tetapi ajang ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata di Kalimantan Timur pada umumnya, dan Kabupaten Paser pada khususnya.

“Selain bertujuan untuk pembinaan atlet, kejuaraan ini menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Paser dalam mempromosikan potensi wisatanya melalui konsep Paser Sport Tourism,” ujar Ikhwan.

Diharapkan IPAC dapat terus digelar secara berkelanjutan. Ditargetkan ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet paralayang Indonesia yang handal dan mampu bersaing di tingkat internasional. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!