28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Ada 38 Koperasi Merah Putih, Pembangunan Fisik Gedung Selesai Seratus Persen

Sidoarjo, Bhirawa
Sudah sebanyak 38 koperasi merah putih di Kabupaten Sidoarjo, sampai saat ini yang pembangunan fisik gedung sudah selesai 100%. Bangunan fisik bagi koperasi merah putih di desa/kelurahan, sangat perlu, sebab digunakan sebagai tempat sekretariat, berjualan dan sebagai gudang. Sebanyak 20 koperasi merah putih yang selesai dibangun, belum lama ini, telah mendapat bantuan dari pemerintah Pusat berupa 1 unit truk, 2 tossa, dan 5 unit AC.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, M Edi Kurniadi ST MM, Senin (27/4) kemarin, mengatakan pihaknya berkomitmen agar 346 koperasi merah putih yang ada di desa/kelurahan di Kabupaten Sidoarjo, secara bertahap semua akan memiliki gedung sendiri -sendiri. Saat ini dari 346 koperasi merah putih yang ada di kabupaten Sidoarjo, ada sebanyak 228 koperasi merah putih, baik di desa maupun di kelurahan, masih terus dalam proses pembangunan fisik gedung.

Dari data, ada 146 koperasi yang prosesnya sudah 20%, 13 koperasi yang prosesnya 21-50%, 27 koperasi prosesnya sudah 51-75% dan 6 koperasi yang prosesnya lebih dari 75%. Di tingkat Desa, yang belum ada proses pembangunan fisik koperasi merah putih, rata -rata karena tidak mempunyai lahan. Ataupun punya lahan, namun statusnya masuk dalam lahan sawah dilindungi (LSD), sehingga tidak bisa didirikan gedung koperasi merah putih. Sehingga perlu melakukan mekanisme khusus. Sementara, bila di lingkungan kelurahan, belum ada barang milik daerah (BMD) atau aset daerah, yang bisa dimanfaatkan.

Berita Terkait :  Imbau Siswanya Tak Keluar Rumah, Smamda Surabaya Gelar Daring

Menurut Edi pembangunan fisik gedung akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat. Pemerintah daerah akan terus mendorong koperasi merah putih untuk operasional. Sampai saat ini di kabupaten Sidoarjo, kata Edi, sudah ada 50 koperasi merah putih yang sudah beroperasi. Sebagian besar bergerak pada usaha pelayanan Sembako. Dinas Koperasi UM Kabupaten Sidoarjo, juga mendorong agar koperasi merah putih mempunyai inovasi lain dalam operasionalnya. Misal bergerak di bidang peternakan, perikanan dan sebagainya.

Koperasi merah putih di Desa Prasung Kecamatan Buduran, Koperasi merah putih Desa Tambakalisogo Kecamatan Jabon dan Koperasi merah di Kelurahan Magersari Kecamatan Sidoarjo, menurut Edi, perlu dicontoh oleh koperasi merah putih lain yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Sebab meski 3 koperasi merah putih di desa itu, masih belum punya tempat Sendiri, namun sudah bisa operasional. Mereka memanfaatkan tempat disekitar balai desa/kelurahan masing-masing. Kegiatan operasional mereka berupa penyediaan Sembako kepada warga desa. “Koperasi merah putih di sana, dipinjami tempat disekitar balai desa,” ujar Edi.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru