Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat (kiri) menyerakan Piala ASNsportivCOM 2026 ke Kadispora Jatim M Hadi Wawan Guntoro. foto wawan triyanto/bhirawa
Surabaya, Bhirawa
Pemprov Jatim melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar ASN Sportiv Competition 2026. Pembukaan ajang olahraga bergengsi antar-instansi ini berlangsung meriah di Lapangan Atletik Jatim Seger, Surabaya, Jumat (23/10).
Kegiatan yang di gelar untuk memperingati
Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur diikuti 1.596 atlet dari 61 instansi yang terdiri atas Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim, BUMD Provinsi Jatim, serta instansi vertikal yang ada di Jawa Timur.
Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun budaya hidup sehat bagi aparatur pemerintahan.
“Kemajuan Jawa Timur membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, produktif, inovatif, dan berintegritas. Di lapangan kita boleh berkompetisi, tetapi dalam pengabdian kepada masyarakat kita harus terus bersinergi,” tegas Imam Hidayat.

Anggota DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso saat menekan start di lomba atletik 100m. foto wawan triyanto/bhirawa
Ia menekankan bahwa tantangan pelayanan publik yang kian kompleks menuntut ASN dan pegawai BUMD tidak hanya prima secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental. Selain itu, nilai-nilai kedisiplinan dan sportivitas yang dipelajari dalam olahraga sangat sejalan dengan karakter aparatur negara.
“Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, tetapi menjaga integritas jauh lebih penting daripada sekadar meraih kemenangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menjelaskan bahwa ASN Sportiv Competition 2026 mempertandingkan sembilan cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, mini soccer, senam KORPRI, bulutangkis, basket 3 on 3, tenis meja, bola voli, padel, dan tenis lapangan.
Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di berbagai fasilitas olahraga milik Pemprov Jatim dan mitra kerja sama. Namun, khusus cabor mini soccer, pertandingan dimulai lebih awal yakni 22–25 Oktober 2026 karena tingginya partisipasi yang mencapai 53 kontingen.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat solidaritas antar-lembaga, serta mendorong terwujudnya budaya olahraga yang aktif dan berkelanjutan di lingkungan kerja,” ujar Hadi Wawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, perangkat daerah, dan instansi vertikal yang telah berkolaborasi mendukung terselenggaranya kegiatan ini secara tertib dan profesional.
Melalui ajang yang mengusung semangat slogan “Jawa Timur Unggul Maju Berkelanjutan” ini, diharapkan seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan.wwn




