35.9 C
Sidoarjo
Thursday, October 22, 2026
spot_img

​Kemenag Situbondo dan Forkopimda Deklarasikan Komitmen Bersama Mewujudkan Satuan Pendidikan Keagamaan Ramah Anak

​Situbondo, Bhirawa – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo bersama jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan terkait menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan keagamaan yang aman, nyaman, dan inklusif.

Deklarasi tersebut dibacakan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., pada Selasa (22/10/2026). 

​Dalam pembacaan komitmen tersebut, H. Muhammad Mudhofar menyampaikan lima poin utama sebagai ikrar bersama seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Situbondo. Pertama, mewujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak;  Membangun satuan pendidikan keagamaan yang ramah anak, aman, nyaman, dan inklusif, serta menghormati hak-hak anak sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi berakhlak mulia dan berdaya saing. 

Selanjutnya, tutur Mudhofar, Berperan aktif dalam mencegah serta menolak segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), diskriminasi, eksploitasi, kekerasan seksual, dan perilaku mengancam tumbuh kembang anak baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun ruang digital. 

​Ia kembali menegaskan, dalam program ini juga memprioritaskan  Membangun budaya pengasuhan, pembelajaran, dan keteladanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, kesetaraan, dan perlindungan anak. 

“Selanjutnya, ​Memperkuat kolaborasi dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang serta kesejahteraan anak secara optimal,” imbuhnya.

​Langkah Nyata Gerak Nasional (Gernas) Rana untuk Melakukan langkah nyata, berkelanjutan, dan terukur untuk mendukung pelaksanaan Gernas Rana demi terwujudnya pesantren dan madrasah di Kabupaten Situbondo sebagai satuan pendidikan ramah anak. 

Berita Terkait :  SIG Raih Penghargaan Best Sustainability and Resilience Award 2025

​”Kami bersama Forkopimda, Kementerian Agama, serta pemangku kepentingan terkait, sangat mendukung program ini,” tegas Mudhofar saat menutup pembacaan naskah komitmen bersama tersebut. 

​Dengan adanya deklarasi ini, lanjutnya, diharapkan seluruh pesantren dan madrasah di wilayah Kabupaten Situbondo dapat menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang para santri dan siswa. 

​

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Daerah, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Situbondo secara resmi mendeklarasikan komitmen bersama dalam memperkuat Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) pada Satuan Pendidikan Keagamaan bertepatan dengan peringatan Hari Santri pada Kamis, 22 Oktober 2026 tersebut menandai langkah strategis untuk mewujudkan pesantren dan madrasah yang aman, ramah, dan inklusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Pihaknya, sebut Mudhofar, terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang ramah anak, aman, nyaman, dan inklusif, serta menghormati hak-hak anak sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing. 

Selain itu, katanya, melakukan ​Pencegahan dan Penolakan Kekerasan: Mengambil peran aktif dalam mencegah dan menolak segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), diskriminasi, eksploitasi, kekerasan seksual, serta perilaku lain yang mengancam tumbuh kembang anak, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun ruang digital. 

Berita Terkait :  Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Pacitan Dilantik

“Juga ​Membangun Budaya Pengasuhan dan Keteladanan: Membangun budaya pengasuhan, pembelajaran, dan keteladanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, cinta kemanusiaan, toleransi, kesetaraan, dan perlindungan anak,” terangnya.

Terakhir, aku Mudhofar, Memperkuat sinergi, kolaborasi, dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang, perlindungan, serta kesejahteraan anak secara optimal. 

​

“Kami juga melakukan langkah nyata, berkelanjutan, dan terukur untuk mendukung pelaksanaan Gernas RANA demi terwujudnya pesantren dan madrasah di Kabupaten Situbondo sebagai satuan pendidikan ramah anak,” pungkasnya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!