33.1 C
Sidoarjo
Thursday, October 15, 2026
spot_img

Percepat Pelebaran Jalan, DPU Bina Marga Jatim Kejar Standar Minimal 7 Meter

Surabaya, Bhirawa — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga terus mempercepat pemenuhan persyaratan teknis jalan provinsi. Saat ini, sekitar 49 persen jalan provinsi telah memenuhi persyaratan, sementara sekitar 50 persen lainnya masih memiliki lebar di bawah 7 meter.

Kondisi tersebut menjadi perhatian utama Pemprov Jatim, khususnya untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas masyarakat. Sebagai langkah strategis, DPU Bina Marga Jatim menargetkan pelebaran jalan sepanjang 25 kilometer setiap tahun dalam periode dua tahun ke depan.

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim, Ahmad Faathir Wicaksono, mengatakan percepatan tersebut merupakan bentuk komitmen gubernur dalam menuntaskan jalan provinsi yang belum memenuhi standar teknis.

“Saat ini jalan provinsi yang sudah memenuhi persyaratan baru sekitar 49 persen. Masih ada sekitar 50 persen jalan provinsi dengan lebar di bawah 7 meter. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bapak Gubernur untuk pemenuhan persyaratan teknis jalan provinsi,” ujar Faathir saat dikonfirmasi Bhirawa, Kamis (15/10/2026).

Menurut Faathir, DPU Bina Marga Jatim ditargetkan menyelesaikan paket pelebaran jalan sepanjang 25 kilometer setiap tahun. Target itu diarahkan untuk menambah jumlah ruas jalan provinsi yang memenuhi standar teknis, terutama dari sisi lebar minimal 7 meter.

“Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur ditargetkan dalam dua tahun ini, mungkin setiap satu tahun nanti ditargetkan 25 kilometer untuk paket pelebaran jalan, untuk memenuhi standar persyaratan teknis jalan provinsi,” jelasnya.

Berita Terkait :  HUT ke 81 TNI di Lamongan, Bupati Yuhronur dan Dandim 0812 Tegaskan Pentingnya Sinergi TNI dan Pemda

Langkah ini dinilai penting karena jalan dengan lebar di bawah standar berpotensi membatasi kapasitas lalu lintas, memperlambat distribusi barang, serta meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya pada ruas yang padat atau menjadi jalur logistik.

Untuk mewujudkan target tersebut, DPU Bina Marga Jatim memfokuskan percepatan penyusunan desain pada periode 2026 hingga 2027. Faathir menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan sejumlah opsi teknis yang efektif dan dapat diterapkan sesuai kondisi lapangan.

“Nanti tahun 2026 ini, baik 2026–2027, kita siapkan desainnya. Nanti ada beberapa opsi, baik itu menggunakan bahu jalan diperkeras maupun perkerasan tambahan dengan agregat dan pondasi agregat. Insya Allah akan tercapai pada 2026–2027 ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, percepatan desain menjadi kunci agar paket pelebaran jalan dapat segera masuk ke tahap pelaksanaan. Dengan desain yang matang sejak awal, pekerjaan fisik di lapangan diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Percepatan desain,” tegas Faathir, menegaskan fokus utama DPU Bina Marga Jatim dalam mendukung program pelebaran jalan provinsi.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Pelebaran jalan provinsi diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari kelancaran mobilitas, peningkatan keselamatan pengguna jalan, hingga dukungan terhadap kegiatan ekonomi dan logistik antardaerah.

Dengan target pelebaran 25 kilometer per tahun, Pemprov Jatim menunjukkan langkah konkret untuk mengurangi jumlah ruas jalan yang belum memenuhi standar.

Berita Terkait :  Wabup Madiun Sambut Kepulangan Enam PMI dari Guinea Ekuatorial Afrika

Program ini juga sejalan dengan upaya penguatan konektivitas wilayah, termasuk mendukung akses menuju kawasan produksi, sentra ekonomi, dan destinasi wisata di Jawa Timur.

Keberadaan jalan yang memenuhi standar teknis dipercaya mampu meningkatkan efisiensi transportasi, menurunkan risiko kemacetan, serta memperkuat daya saing daerah melalui konektivitas yang lebih baik.  [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!