28.1 C
Sidoarjo
Wednesday, October 7, 2026
spot_img

Gubernur Serahkan 9 Unit Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Magetan

Pemprov Jatim Fasilitasi 341 Unit Alsintan bagi Petani Sepanjang 2026

Magetan, Bhirawa – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memfasilitasi 341 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di berbagai daerah sepanjang 2026. Bantuan tersebut terdiri atas 231 unit alsintan prapanen dan 110 unit alsintan pascapanen.

Di Kabupaten Magetan, sebanyak sembilan unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani. Bantuan tersebut terdiri atas tiga unit alsintan prapanen dan enam unit alsintan pascapanen. Penyerahan dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Lapangan Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Selasa (6/10).

Penyerahan alsintan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kegiatan turut dihadiri Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti.

Khofifah mengatakan, penguatan sektor pertanian merupakan salah satu bentuk nyata generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan. Semangat perjuangan para pendahulu bangsa, menurutnya, perlu dilanjutkan melalui kerja nyata menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan sosok Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, yang memiliki tekad kuat dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Gubernur pertama di Jawa Timur adalah Raden Mas Tumenggung Ario, tokoh, pemimpin dan pejuang yang luar biasa. Beliau memiliki tekad kuat mempertahankan kemerdekaan. Sekarang panjenengan para kelompok tani mengisi kemerdekaan dengan mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, peran petani semakin strategis karena Jawa Timur tidak hanya ditargetkan mampu menjaga ketahanan pangan, tetapi juga terus bergerak menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Berita Terkait :  Target Tembus Rp100 Miliar, Dishub Jatim Genjot PAD Lewat Trans Jatim dan Trans Laut

“Di Jawa Timur ini insyaallah kita sudah menuju dari ketahanan pangan ke kedaulatan pangan berkelanjutan. Jadi ini peran panjenengan mengisi kemerdekaan luar biasa,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, lanjut Khofifah, modernisasi pertanian perlu dilakukan melalui penguatan mekanisasi dari hulu hingga hilir. Alsintan menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu petani bekerja lebih efektif, efisien, dan tepat waktu.

“Dengan meningkatkan alat mesin pertanian (alsintan) bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi, efektivitas. Kalau efisien, efektif dan produktif, insyaallah income petani akan meningkat, berarti kesejahteraan para petani insyaallah juga meningkat,” ungkapnya.

Sembilan unit alsintan yang diserahkan di Magetan diberikan kepada kelompok tani sesuai kebutuhan pertanian di masing-masing wilayah.

Untuk alsintan prapanen, Poktan Margo Utomo di Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, menerima satu unit handtraktor singkal. Sementara Poktan Sarakan di Desa Mategal, Kecamatan Parang, dan Poktan Mapan di Desa Ngentep, Kecamatan Kawedanan, masing-masing menerima satu unit cultivator.

Sedangkan bantuan alsintan pascapanen diberikan kepada sejumlah kelompok tani. Poktan Kerang dan Poktan Waduk 2 di Desa Kerang, Kecamatan Takeran, masing-masing menerima power threser multiguna mobile.

Selanjutnya, Gapoktan Sumber Rejeki dan Poktan Rukun Makmur I di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, masing-masing menerima combine harvester besar. Sementara Poktan Sri Agung di Desa Belegondo, Kecamatan Ngariboyo, dan Poktan Sridadi di Desa Sundul, Kecamatan Parang, masing-masing menerima corn sheller mobile.

Berita Terkait :  Fraksi PKS Dorong Biro BUMD-BLUD Jatim Langsung Eksekusi Rekomendasi Pansus

Khofifah menegaskan, bantuan alsintan tidak boleh sekadar menjadi tambahan aset kelompok tani. Alat tersebut harus benar-benar digunakan untuk memperluas manfaat mekanisasi bagi petani.

“Alat ini harus benar-benar bekerja di lahan. Jangan hanya menjadi aset kelompok, tetapi harus menjadi sarana yang bisa dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada petani,” tegasnya.

Menurut Khofifah, pemanfaatan alsintan secara optimal dapat mempercepat pekerjaan pengolahan lahan, panen, hingga pascapanen. Selain menghemat tenaga dan biaya, mekanisasi juga diharapkan mampu menekan kehilangan hasil pertanian.

“Ketika pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat waktu, maka ada efisiensi tenaga dan biaya. Pada saat yang sama, kehilangan hasil bisa ditekan. Ini semua bermuara pada peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi yang diterima petani,” tuturnya.

Ia menambahkan, penguatan mekanisasi pertanian perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, pendampingan penyuluh, serta pembukaan akses pasar.

Dengan pendekatan tersebut, peningkatan produksi pangan diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Pangan harus tersedia, produksi harus meningkat, tetapi kita juga harus memastikan petani yang memproduksi pangan itu mendapatkan manfaat ekonomi yang semakin baik. Karena itu, produktivitas, efektivitas dan efisiensi menjadi sangat penting,” tegasnya.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian yang terus mendampingi petani di lapangan. Ia berharap berbagai dukungan pemerintah dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya dari sektor pertanian di Kabupaten Magetan.

Berita Terkait :  Pj Gubernur Adhy Dorong Lahirnya Inovasi untuk Regenerasi Petani Muda Tembakau, Kopi, dan Kakao Jawa Timur

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Mudah-mudahan perekonomian, terutama dari sektor pertanian di Kabupaten Magetan, akan terus meningkat dan barokah,” kata Khofifah.

Kepada para petani dan seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan sektor pertanian, Khofifah berharap ikhtiar membangun pertanian Jawa Timur senantiasa membawa kesehatan dan kesejahteraan.

“Mugi panjenengan sehat, sehat lahirnya, sehat batinnya, sehat ekonominya,” harap Khofifah.

“Terima kasih sedanten ingkang rawuh di tempat ini. Salam sehat, bahagia, sejahtera semuanya,” imbuhnya. [ina]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!