Kota Batu, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan, DPMPTSP Kota Batu berkomitmen untuk terus memperkuat penyelenggaraan MPP Among Warga sebagai pusat pelayanan publik yang terintegrasi, mudah diakses, dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dra Dyah Lies Tina Purwati mengatakan setiap hasil evaluasi yang terus dilakukan diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi langkah nyata. Dengan demikian MPP Among Warga dalam menghadirkan pelayanan yang semakin efektif.
“Tak hanya itu, dengan evaluasi ini diharapkan MPP Among Warga bisa semakin responsif, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Batu,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).
Selain digelar internal DPMPTSP, evaluasi MPP Among Warga juga telah dilakukan bersama Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Revormasi Birokrasi (PANRB). Dalam desk evaluasi tersebut, dilakukan pembahasan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan MPP Among Warga Kota Batu meliputi, capaian, kinerja, inovasi, dan upaya peningkatan kualitas pelayanan.
“Evaluasi bersama Kemen PANRB ini menjadi kesempatan bagi DPMPTSP Kota Batu untuk menyampaikan berbagai capaian penyelenggaraan MPP Among Warga, serta memperoleh masukan dan rekomendasi dari Kementerian PANRB sebagai bahan perbaikan ke depan,” jelas Dyah Lies.
Sebagai bagian dari rangkaian evaluasi penyelenggaraan MPP Tahun 2026, DPMPTSP Kota Batu telah memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan dan kinerja. Hal ini penting sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui MPP di Kota Wisata Batu.
Selain itu, DPMPTSP Kota Batu juga telah melaksanakan ZI Session 06 dengan tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik”. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, mudah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui ZI Session 06, dilakukan penguatan serta evaluasi untuk mendorong perbaikan berkelanjutan di tubuh MPP Among Warga. Hal ini diharapkan agar masalah terkait pelayanan administrasi pemerintahan Pemkot Batu bisa semakin efektif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dyah Lies menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas berawal dari komitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kualitas pelayanan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui kinerja yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Untuk itu, peningkatan kualitas pelayanan perlu berjalan beriringan dengan pengembangan inovasi yang dapat memberikan kemudahan, mempercepat proses, serta menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan.
“ZI Session 06 juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada solusi,” tambah Dyah Lies.
Namun upaya peningkatan pelayanan tidak berhenti pada pelaksanaan rutinitas. Tetapi haris terus dikembangkan melalui evaluasi dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan komitmen tersebut, DPMPTSP Kota Batu terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. “Hal ini dilakukab sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” lanjut Dyah Lies.
Untuk mengoptimalkan pelayanan publik dalam satu tempat, ia juga mengajak warga untuk mengetahui Jadwal Layanan Gerai MPP Among Warga Kota Batu. Karena setiap gerai memiliki jadwal layanan yang berbeda.
Adapun MPP Among Warga hadir dengan berbagai gerai layanan dari instansi terkait untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat. Warga diajak memanfaatkan layanan MPP Among Warga Kota Batu untuk memperoleh berbagai kebutuhan pelayanan publik secara mudah dan terintegrasi.
“Yuk, cek jadwalnya sebelum berkunjung ke MPP agar warga dapat menyesuaikan waktu dengan layanan yang dibutuhkan,” tandas Dyah Lies. [nas,kt]


