27.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Campus Expo Untag Padukan Konser Musik dan Pelestarian Budaya


Surabaya, Bhirawa – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan Campus Expo Universitas bagian dari puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 dan turut dimerikan oleh Yura Yunita, Tulus dan penampilan kesenian tradisional Jaranan Buto di Pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan mahasiswa baru, alumni, serta sivitas akademika, Campus Expo sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-68 Untag Surabaya, Jumat (11/9).

Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T. mengatakan, kemeriahan Campus Expo dapat memberikan pengalaman sekaligus kesan positif bagi mahasiswa baru dalam mengawali kehidupan perkuliahan.

“Tidak hanya konser musik, Campus Expo Untag Surabaya juga menghadirkan pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), pertunjukan kesenian tradisional, serta berbagai kegiatan lain sejak pagi hingga malam hari,” jelasnya

Lanjut Harjo mengukapkan adanya konser dan bernyanyi bersama malam menjadi kenangan indah bagi mahasiswa baru sekaligus membangkitkan semangat mereka untuk memulai perjalanan di Untag Surabaya.

“Hebatnya lagi seluruh rangkaian Campus Expo dilaksanakan secara mandiri tanpa melibatkan event organizer (EO) dari pihak luar, pelaksanaan kegiatan ditangani langsung oleh panitia yang terdiri dari sivitas akademika Untag Surabaya,” tuturnya

Rektor Untag Surabaya menjelaskan bahwa tidak hanya memberikan hiburan bagi mahasiswa baru, tapi memadukan pengenalan kehidupan kampus dengan penguatan pengalaman budaya dan kebersamaan sebagai bagian dari awal perjalanan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

Berita Terkait :  DPPM Kemendiktisaintek - Ubhara Surabaya Tingkatkan Omzet Penjualan Kue Tradisional di Sampang

Sebelum Yura Yunita dan Tulus tampil, mahasiswa baru terlebih dahulu disuguhi pertunjukan Jaranan Buto, kesenian tradisional asal Banyuwangi, pertunjukan menjadi salah satu upaya Untag Surabaya mengenalkan kekayaan budaya Jawa Timur kepada mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah.

Ketua Pelaksana PKKMB 2026 Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom. menyampaikan pemilihan Jaranan Buto merupakan bagian dari upaya kampus untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan lokal kepada generasi muda.

“Ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan lokal kepada mahasiswa baru yang berasal dari beragam latar belakang,” ungkapnya.

Pertunjukan Jaranan Buto sempat menarik perhatian lebih besar ketika salah seorang penari mengalami kesurupan di tengah atraksi, momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan yang menampilkan gerakan-gerakan dramatis khas kesenian Jaranan Buto.

Sementara itu, salah satu mahasiswa baru Program Studi Psikologi, Refia Calyadhia Malfinnaz mengaku terkesan dapat menyaksikan pertunjukan tersebut secara langsung, dimana Jaranan Buto memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kesenian jaranan yang biasa dilihat di daerah asalnya.

“Penampilannya bagus, menambah pengalaman dan kenangan baru bagi saya karena ternyata berbeda dari kesenian jaranan yang biasa saya lihat di daerah asal,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!