26 C
Sidoarjo
Monday, September 7, 2026
spot_img

Porsadin IV Kab Madiun Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda


Kabupaten Madiun, Bhirawa – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menegaskan bahwa Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV tingkat Kabupaten Madiun bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah silaturahmi dan pembentukan karakter generasi muda.

“Melalui olahraga kita menanamkan nilai sportifitas, disiplin, dan kerja sama. Melalui seni kita menumbuhkan kreativitas, kehalusan budi, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Semua ini sejalan dengan visi Kabupat Madiun untuk mencetak generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan rohani menuju Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera),” ujar Bupati H. Hari Wuryanto saat membuka Porsadin IV Tingkat Kabupaten Madiun di Alun-alun Reksogati, Caruban, Minggu (6/9).

Bupati, Hari Wuryanti juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan jajaran DPC FKDT atas terselenggaranya ajang ini. Menutup sambutannya, Bupati berpesan kepada para peserta untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita belajar berproses dan memperkuat persaudaraan di antara sesama santri. Teruslah belajar dan berbuat baik,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Panitia Porsadin IV, Gus Muhammad Mahbubi, melaporkan bahwa ajang seleksi daerah tahun ini diikuti oleh 6.282 santri dari seluruh Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Madiun. Jumlah tersebut terdiri dari 5.132 santri dari 8 DPAC yang berpartisipasi dalam ajang devile, serta 650 santri yang bertanding pada 6 cabang lomba bidang seni, olahraga, dan keagamaan di 11 titik lokasi sekitar Puspemkab Madiun dan GOR Pangeran Timur, dengan didampingi 500 pendamping.

Berita Terkait :  Mahasiswa UMM Gelar Pengabdian Masyarakat Bantu Bangun Identitas Kopi Lokal

Ia menambahkan, total kehadiran di lapangan diperkirakan mencapai 8.000 orang jika memperhitungkan para wali santri yang turut hadir memberikan dukungan.

Gus Mahbubi menegaskan bahwa Porsadin bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana FKDT Kabupaten Madiun dalam membekali para santri agar memiliki jiwa keberanian dan semangat ber-musabaqah dalam kebaikan (fastabiqul khairat).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kab. Madiun ini dihadiri oleh para alim ulama, pimpinan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan MUI. Selain itu juga hadir Wakil Ketua DPRD Kab. Madiun Drs. Mujono, MSi jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Sekda Kab. Madiun, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Madiun, para kepala Madrasah Diniyah, serta ratusan santri peserta Porsadin. [dar.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!