27 C
Sidoarjo
Tuesday, September 1, 2026
spot_img

Kota Malang Edukasi Budaya ke Pelajar Lewat Museum Keliling


Kota Malang, Bhirawa – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang terus berupaya mendekatkan generasi muda dengan sejarah lokal. Melalui program Museum Keliling, Disdikbud memboyong koleksi bersejarah langsung ke sekolah-sekolah, salah satunya di SD Muhammadiyah 4 Kampus 2 Kota Malang, Senin (31/8).

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Malang, Juli Handayani, mengungkapkan bahwa program ini dirancang sebagai jembatan edukasi berbasis konteks. Langkah ini dinilai efektif untuk memberikan kesempatan belajar sejarah bagi para siswa yang belum sempat berkunjung langsung ke Museum Mpu Purwa.

“Kami membawa pembelajaran museum langsung ke lingkungan sekolah agar anak-anak dapat mengenal warisan budaya secara lebih dekat dan menarik,” ungkap Juli Handayani.

Penanggung jawab program Museum Keliling, Rakai Hino Galeswangi (Sam Raka), menjelaskan bahwa materi edukasi kali ini berfokus pada sisi ilmu pengetahuan dan teknologi pembuatan arca masa Hindu-Buddha. Pihaknya sengaja menggeser cara pandang pelajar agar tidak sekadar melihat arca dari aspek keagamaan, melainkan dari ketelitian dan teknik pahat nenek moyang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Nusantara masa lalu memiliki kemampuan, keterampilan, dan teknologi yang tinggi. Dengan peralatan sederhana, mereka mampu menghasilkan karya seni yang detail dan rumit. Ini membuktikan nenek moyang kita sangat maju dan fokus dalam berkarya,” jelas Sam Raka.

Dalam kegiatan tersebut, replika arca Ganesa, Durga, dan Mahakala dipamerkan kepada siswa kelas 3, 4, dan 5. Figur Ganesa diperkenalkan sebagai lambang pengetahuan dan pendidikan, sementara Durga serta Mahakala memperlihatkan ragam atribut dan kerumitan seni pahat.

Berita Terkait :  Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Kediri

Melalui program ini, Disdikbud Kota Malang berharap dapat memantik rasa penasaran siswa untuk berkunjung langsung ke Museum Mpu Purwa, sekaligus menanamkan nilai ketekunan, konsentrasi, dan kebanggaan terhadap sejarah daerah. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!