27 C
Sidoarjo
Friday, August 21, 2026
spot_img

Doa untuk Kerukunan Kota Kediri Mengiringi Haul ke-2 Gus Lik

Kediri, Bhirawa – Doa untuk keamanan dan kerukunan Kota Kediri mengiringi Haul ke-2 Almarhum K.H. M. Douglas Thoha Yahya atau Gus Lik di Pondok Pesantren Assa’idiyyah Jamsaren, Kota Kediri, Kamis (20/8/2026) malam.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak jemaah mendoakan agar Kota Kediri senantiasa aman, tenteram, dan guyub rukun.

Haul yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi itu berlangsung khidmat. Kegiatan diisi dengan doa bersama dan tausiah yang diikuti jemaah serta sejumlah tokoh agama.

Qowimuddin mengatakan, dua tahun telah berlalu sejak wafatnya Gus Lik. Sosok tersebut, menurut dia, masih dikenang masyarakat, terutama melalui pengajian yang semasa hidupnya banyak dihadiri jemaah.

Para jemaah yang menghadiri Haul ke-2 Almarhum K.H. M. Douglas Thoha Yahya atau Gus Lik di Pondok Pesantren Assa’idiyyah Jamsaren

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul semua di sini dalam keadaan sehat wal afiat. Kita semua dapat bersama-sama mengikuti haul Gus Lik. Tidak terasa sudah dua tahun,” ujarnya.

Ia mengenang Gus Lik sebagai sosok yang menyampaikan pengajian secara sederhana, tetapi mampu menarik banyak jemaah. Bahkan, sejumlah jamaah merasakan ketenangan dan ketenteraman ketika mengikuti pengajian tersebut.

“Pengajiannya sederhana, namun yang hadir luar biasa banyaknya. Seperti apa yang dikatakan Rasulullah bahwa hadir di majelis seperti ini akan menghadirkan ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Qowimuddin juga meminta doa jemaah agar kondisi Kota Kediri tetap aman dan harmonis. Menurutnya, kerukunan yang terjaga di Kota Kediri merupakan hasil dari kekompakan berbagai elemen masyarakat.

Berita Terkait :  Setjen DPR RI Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN

Kota Kediri sendiri berada di peringkat kedelapan dalam daftar kota paling toleran di Indonesia. Capaian tersebut dinilai tidak lepas dari peran masyarakat dalam menjaga kebersamaan dan toleransi.

“Semoga pengajian seperti ini juga menjadi sumber tenteramnya Kota Kediri,” pungkasnya. [van.nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!