32.6 C
Sidoarjo
Thursday, August 13, 2026
spot_img

​Momen Haru SMADA PRIMA Beri Kejutan  Spesial Untuk Veteran Berusia  108 Tahun

Jelang HUT RI ke-81, Seribu Siswa Lebih Sambut Ketua PKRI Beri Penghormatan “Sowan Pahlawan”

Situbondo, Bhirawa – Suasana berbeda terjadi di SMA Negeri 2 Situbondo (SMADA PRIMA) Kamis (13/8/2026) katena mendadak dipenuhi rasa haru dan gelora nasionalisme yang membara. Lebih dari seribu siswa bersama jajaran guru berbaris rapi di sepanjang koridor sekolah, mengibarkan bendera Merah Putih sembari menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” dengan penuh semangat. 

​Kemeriahan luar biasa tersebut digelar demi menyambut sosok istimewa yang menjadi saksi hidup sekaligus pelaku sejarah kemerdekaan Indonesia, Mat Asin. Pria yang juga Ketua Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) Situbondo itu kini telah menginjak usia 108 tahun. 

Nah, dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme dan menghargai jasa para perintis kemerdekaan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, keluarga besar SMADA PRIMA menggelar kegiatan berkesan bertajuk “SMADA PRIMA Sowan Pahlawan”. 

“Sowan Pahlawan” dimulai pukul 12.00 WIB. Tim perwakilan guru dan siswa menjemput Mat Asin di kediamannya. Baru sekitar pukul ​12.45 WIB, rombongan tiba di sekolah dan disambut penghormatan Paskibra serta pengalungan bunga. Mat Asin sempat berbagi kisah gerilya dan perjuangan kemerdekaan,” kupas Nikmatil Hasanah, Kepala SMAN 2 Situbondo.

Acara selanjutnya, aku mantan Kepala SMAN 1 Kapongan itu, dilanjutkan dengan ​penyerahan tali asih, lalu pemberian bantuan 1 unit mesin cuci untuk keluarga veteran.

Berita Terkait :  Sabet Sederet Prestasi Nasional, Anggoro Widjanarko Pamit dari Imigrasi Malang

“Memang ​rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 12.00 WIB, ketika perwakilan guru dan siswa SMADA PRIMA bergerak menuju kediaman Mat Asin untuk menjemput veteran tertua di Situbondo tersebut secara langsung.  ​Tepat pukul 12.45 WIB, rombongan tiba di area sekolah,” imbuh Nikmatil Hasanah.

Masih kata Nikma, sapaan akrabnya, momen haru tak terelakkan saat veteran berusia lebih dari satu abad tersebut melangkahkan kaki keluar dari kendaraan. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMADA PRIMA secara sigap memberikan penghormatan yang khidmat.

“Acara penyambutan berlanjut dengan pengalungan bunga sebagai simbol apresiasi tertinggi atas pengorbanan dan dedikasi beliau dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ulasnya.

​Usai prosesi penyambutan yang meriah, tambah Nikma, Mat Asin didampingi putranya diarahkan menuju Ruang Podcast SMADA PRIMA. Di ruang siar ini, alur sejarah seolah diputar kembali.

Dengan suara yang masih menyimpan ketegasan masa lalu, aku wanita yang menjalani tugas guru 16 tahun di SMADA itu, Mat Asin membagikan kisah perjuangan bergerilya, suka duka di medan pertempuran, hingga pentingnya menjaga kedaulatan bangsa. Sesi bercerita ini menjadi momen langka dan berharga, memberikan edukasi sejarah yang hidup serta menginspirasi para siswa yang menyimak. 

​”Melihat langsung dan mendengarkan kisah dari pelaku sejarah yang berusia 108 tahun memberikan kesan yang sangat mendalam bagi kami. Semangat pantang menyerah beliau adalah pelajaran berharga yang tidak bisa kami dapatkan hanya dari buku teks,” sahut salah satu perwakilan siswa SMADA PRIMA disamping Nikma.

Berita Terkait :  Kadisdik Jatim Apresiasi JMSI Jatim, Siap Kolaborasi Sektor Pendidikan

​Sebagai bentuk tali asih dan wujud kepedulian atas kesejahteraan sang pahlawan di usia senjanya, pihak SMADA PRIMA menyerahkan bingkisan spesial berupa satu unit mesin cuci.

“Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pekerjaan rumah tangga keluarga Mat Asin sehari-hari.  ​Rangkaian kegiatan edukatif ini pun diakhiri saat pihak sekolah mengantar kembali Mat Asin menuju kediamannya dengan pengawalan penuh rasa hormat,” Tukas Nikma.

Nikma kembali menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan ingatan bagi generasi muda agar tidak pernah melupakan sejarah (Jasmerah). Melalui interaksi langsung dengan pelaku sejarah seperti Mat Asin, siswa-siswi SMADA PRIMA diharapkan mampu meneladani nilai-nilai pantang menyerah, ketulusan, dan rasa cinta tanah air untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mengisi kemerdekaan saat ini. 

‘​Melalui agenda “Sowan Pahlawan” ini, SMADA PRIMA tidak hanya berhasil menanamkan nilai-nilai patriotisme dan karakter berbangsa kepada para siswanya, tetapi juga membuktikan bahwa jasa para pahlawan akan selalu hidup dan dihargai melintasi setiap generasi,” pungkas Nikma.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!