30.6 C
Sidoarjo
Tuesday, July 28, 2026
spot_img

Lepas 816 Mahasiswa KKN Unugiri, Bupati Setyo Wahono: Terapkan Ilmu dan Bedah Potensi Desa

Bojonegoro,Bhirawa – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi melepas 816 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), Selasa (28/7/2026), di halaman Kampus Unugiri. Prosesi pelepasan ditandai dengan pelepasan balon bersama Bupati, didampingi kepala perangkat daerah terkait, Rektor Unugiri, serta jajaran pimpinan universitas.

Sebanyak 816 mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN selama satu bulan di berbagai desa di wilayah Bojonegoro, luar daerah, hingga luar negeri, yakni Malaysia dan Filipina. Program KKN tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat untuk Akselerasi Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif: Menggali Potensi, Mengembangkan Destinasi.”

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa KKN bukan hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, koordinasi, kerja sama, dan komunikasi sosial.

“KKN adalah kesempatan untuk belajar menjadi pemimpin, belajar mengoordinasikan berbagai kegiatan, bekerja sama, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Meski sebagian besar mahasiswa berasal dari desa, desa yang akan dikunjungi memiliki karakter, budaya, dan potensi yang berbeda-beda,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan agar para mahasiswa segera menjalin komunikasi dengan kepala desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat agar lebih mudah beradaptasi dan menjalankan program kerja yang telah direncanakan.

Menurutnya, pelaksanaan KKN menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menggali sekaligus memetakan potensi desa, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga potensi lokal lainnya yang dapat dikembangkan.

Berita Terkait :  Anggota Komisi VI DPR RI Serahkan Bantuan Fasilitas Olahraga Untuk SMADA

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk membedah destinasi dan potensi yang ada di wilayah penugasan. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan akademik bagi universitas sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi desa yang dimiliki,” tuturnya.

Melalui kegiatan KKN ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pengembangan desa wisata dan ekonomi kreatif. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!