32 C
Sidoarjo
Wednesday, October 7, 2026
spot_img

Desa Kebobang Menginisiasi Sembilan Inovasi Berhasil Tembus Penilaian Tingkat Nasional

Kab Malang, Bhirawa – Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, telah mewakili Provinsi Jawa Timur dalam Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026. Dalam lomba tersebut, Desa Kebobang mengusung filosofi nama “Kebobang”, yang berasal dari kata kebo dan abang, serta dimaknai sebagai simbol kekuatan, keteguhan, dan keberanian, yang mana ada sembilan inovasi unggulan yang menjadi kekuatan dalam membangun desa secara berkelanjutan.

Ada salah satu inovasi yang dipaparkan oleh Kepala Desa (Kades) Kebobang Mujiati, yakni Kawasan Ekonomi Terintegrasi (Keris) sebagai upaya mengintegrasikan berbagai potensi ekonomi desa. Selain itu, terdapat Gempita, inovasi digitalisasi pelayanan publik yang memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi desa secara cepat, bahkan dapat diproses dalam waktu sekitar 15 menit.

Dan Desa Kebobang juga mengembangkan Kampung Tematik berbasis potensi lokal, serta eduwisata melon hidroponik berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Wakil Bupati Malang Hj Lathifah Shohib, Rabu (7/10/2026), kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya telah  mengapresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Kebobang, Kecamatan Wonosari, yang memiliki berbagai inovasi yang telah dikembangkan. Sehingga capaian tersebut membuktikan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi sekaligus penggerak pembangunan dari tingkat paling bawah.

“Apa yang dilakukan Desa Kebobang ini merupakan praktik baik yang patut diapresiasi. Inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berita Terkait :  Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, Kementerian PU Dorong Kemantapan Jalan Nasional dan Diskon Tarif Tol 20 Persen

Lathifah menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tidak ingin inovasi yang sudah dibangun berhenti, karena inovasi tersebut sebuah prestasi bagi Desa Kebobang. Praktik baik yang telah terbukti memberikan manfaat, dan didorong untuk direplikasi ke desa-desa lain yang memiliki karakteristik dan potensi serupa. Replikasi tersebut akan diperkuat melalui dukungan kebijakan, antara lain melalui Peraturan Bupati (Perbup), RKPD, serta dukungan anggaran dari perangkat daerah terkait.

“Kami berharap, inovasi Desa Kebobang tidak hanya menjadi kebanggaan Desa Kebobang, tetapi juga dapat ditularkan kepada desa-desa lainnya. Tentunya dengan menyesuaikan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masing-masing desa,” paparnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!