27.2 C
Sidoarjo
Monday, July 27, 2026
spot_img

Unesa Terjunkan 16 Ribu Mahasiswa Lewat Program Mahasiswa Berdampak


Surabaya, Bhirawa – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terjunkan 16.000 mahasiswa ke tengah masyarakat melalui Program Mahasiswa Berdampak Mobilitas Akademik Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus Unesa II Lidah Wetan, Surabaya.

Program berlangsung selama empat bulan menjadi wadah bagi mahasiswa mengasah kompetensi akademik sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan nyata di masyarakat, pada acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Unesa juga meluncurkan maskot barunya, Si Prio, sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-62 Unesa. Senin, (27/7)

Rektor Unesa Nurhasan mengatakan bahwa mobilitas akademik sebagai laboratorium kehidupan bagi mahasiswa, pengalaman di lapangan jadi ruang untuk menguji pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

“Program ini sejalan dengan misi pembangunan nasional, nantinya mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tapi juga disiplin, bertanggung jawab, mampu memecahkan masalah, memiliki empati, serta mampu bekerja sama dalam tim,” Pungkasnya.

Lanjut Cak Hasan pangilan akrabnya menjelaskan mahasiswa mengikuti sembilan skema kegiatan, yakni magang, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), riset, pertukaran mahasiswa, KKN Tematik, wirausaha, studi independen, asistensi mengajar, dan proyek kemanusiaan. “Beragam skema memberi kesempatan mahasiswa mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ungkapnya.

Cak Hasan mengukapkan program melibatkan 1.152 mitra di dalam maupun luar negeri serta dirancang secara inklusif dengan melibatkan mahasiswa afirmasi dan mahasiswa penyandang disabilitas. “Berharap mahasiswa mampu memadukan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan dinamika kehidupan masyarakat,” Jelasnya.

Berita Terkait :  Unusa Berkolaborasi KCGI Jepang dengan Kembangkan AI untuk Sistem Pendidikan Tinggi

Wamendiktisaintek Fauzan menyampaikan, mahasiswa akan belajar langsung dari berbagai realitas sosial sekaligus ditantang menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Langkah tersebut diharapkan menciptakan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan industri, masyarakat, karya akademik kampus tidak hanya berhenti sebagai jurnal ilmiah, tetapi mampu memberikan solusi nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat,” Katanya.

Salah satu mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Unesa, Aldito Christian Putra, mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui program magang di PT Aplikasi Bisnis Digital Indonesia sebagai programmer.

“Selain mengembangkan sistem berbasis web dan melakukan pengujian sistem, saya mendapatkan pengalaman meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, problem solving, serta profesionalisme,” Terangnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!