Gresik, Bhirawa – Petrokimia menggelar Petro Agrifood Expo (PAE) 2026, di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik. Wahana agroeduwisata, mengajak masyarakat perkotaan khususnya, generasi muda untuk mengenal agroindustri, sebagai bagian dari upaya mendukung regenerasi petani Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap regenerasi petani, juga menyerahkan beasiswa petani muda kepada 50 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian se-Jawa Timur. Penyerahan beasiswa dilakukan dalam pembukaan PAE 2026, dihadiri Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian, Andi Nur Alamsyah.
Direktur Pupuk Direktorat Jenderal PSP Kementerian Pertanian Syamsuddin mengatakan, bahwa regenerasi petani harus menjadi perhatian bersama. Untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional. Saat ini, struktur usia petani Indonesia masih didominasi kelompok usia lanjut.
“Dari 29 juta petani Indonesia, sekitar 67 persen usianya sudah di atas 45 tahun. Ini adalah warning, transformasi yang diinisiasi Kementerian Pertanian. Untuk menjadikan pertanian modern, merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mendukung regenerasi petani,” ujarnya.
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo mengatakan, bahwa PAE merupakan komitmen perusahaan dalam mendekatkan dunia agroindustri kepada masyarakat. Gresik sebagai kota industri, yang berbatasan langsung dengan Surabaya. Memiliki potensi besar menjadi jembatan antara masyarakat, perkotaan dengan sektor pertanian.
“Banyak masyarakat mengenal Petrokimia Gresik, sebagai produsen pupuk. Melalui Petro Agrifood Expo, kami ingin menunjukkan bahwa agroindustri jauh lebih luas, mulai dari penyediaan sarana produksi, proses budidaya. Hingga menghasilkan pangan, yang setiap hari dikonsumsi masyarakat.”ungkapnya.
PAE dirancang sebagai media agroeduwisata, yang menghadirkan pengalaman belajar secara langsung. Untuk menumbuhkan kedekatan generasi muda, dengan sektor pertanian agar semakin menghargai peran petani, dan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional. Pengunjung dapat mengenal rantai agroindustri dari hulu hingga hilir, sekaligus melihat bahwa pertanian modern merupakan sektor yang inovatif. Bernilai ekonomi, dan memiliki peran strategis bagi ketahanan pangan nasional.
Selama tiga hari pelaksanaan PAE 2026, menghadirkan 59 stan yang diikuti Pupuk Indonesia Grup ( PIG ). Beragam produk, inovasi, teknologi. Hingga hasil budidaya ditampilkan, untuk memperlihatkan ekosistem agroindustri dari hulu hingga hilir. Pengunjung juga dapat mengikuti pelatihan petani cilik, pelatihan komposting bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap pertanian dan lingkungan sejak dini.
Ditambahkan Adityo Wibowo, bahwa pembangunan pertanian tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan produk berkualitas. Regenerasi sumber daya manusia juga menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa apresiasi komitmen Petrokimia Gresik. Dalam memajukan sektor pertanian, termasuk melalui upaya regenerasi petani di Jawa Timur. Keterlibatan generasi muda, akan mempercepat terwujudnya pertanian yang modern dan berdaya saing. [kim.kt]


