Pemkot Kediri, Bhirawa. – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Musyawarah Idaroh Syu’biyah (MUSDA) Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Kediri Raya yang digelar di Kantor PCNU Kota Kediri, Sabtu (27/6).
Dalam kesempatan ini, Qowimuddin mengungkapkan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan para ulama, masyayikh dan Pengurus JATMAN dalam forum yang penuh keberkahan.
”Alhamdulillah, saya pribadi merasa bersyukur dapat bersilaturahmi dengan panjenengan semua dalam forum yang penuh keberkahan ini. Saya meyakini setiap pertemuan para ulama dan para pengabdi umat selalu membawa harapan baik, bukan hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat yang akan merasakan manfaat dari setiap ikhtiar yang dilahirkan melalui musyawarah ini,” ujarnya.
Menurut Qowimuddin, tema MUSDA tahun ini, ‘Memperkokoh Syiar Thariqah Mu’tabarah dalam Mengabdi pada Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah’, sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, masyarakat tidak hanya membutuhkan kemudahan hidup, tetapi juga ketenteraman hati.
”Ketenteraman itu tak lahir dari banyaknya yang kita miliki, melainkan dari hati yang selalu terhubung kepada Allah SWT. Karena itulah syiar thariqah memiliki makna yang sangat besar. Bukan hanya menjaga tradisi dzikir dan amaliyah, tetapi juga menjaga nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan kasih sayang yang selama ini menjadi kekuatan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” jelasnya.
Qowimuddin menambahkan, nilai-nilai itu akan selalu dibutuhkan masyarakat kapan pun zamannya. Oleh karena itu, keberadaan JATMAN diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan umat yang damai, religius, dan penuh keberkahan.
Wali Kota Kediri berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.
”Hari ini panjenengan semua akan bermusyawarah menyusun langkah organisasi untuk beberapa tahun ke depan, sekaligus menetapkan amanah kepemimpinan melalui mekanisme yang telah menjadi tradisi JATMAN. Semoga Musyawarah Idaroh Syu’biyah hari ini berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan yang penuh keberkahan, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan khidmah kepada umat dengan penuh keikhlasan,” tandasnya. [van.nov.fen]


