Pemprov Jatim, Bhirawa.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan penuh pelaksanaan ibadah kurban menjelang Idul Adha 1447 H. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat ketersediaan hewan ternak saat ini berada pada posisi surplus atau melampaui proyeksi kebutuhan masyarakat di 38 kabupaten/kota.
Khofifah menjelaskan bahwa jaminan ini mencakup ketersediaan ternak, kesehatan hewan, hingga kesiapan infrastruktur pemotongan. Berdasarkan data Dinas Peternakan se-Jawa Timur, pasokan sapi mencapai 629.119 ekor, padahal prediksi kebutuhan hanya sebesar 70.550 ekor.
“Ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi, bahkan surplus. Ini jaminan agar masyarakat tenang melaksanakan ibadah,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (27/4).
Kondisi serupa terjadi pada komoditas ternak lainnya. Stok kambing tercatat sebanyak 940.693 ekor untuk kebutuhan 297.900 ekor. Sementara domba tersedia 484.468 ekor untuk kebutuhan 58.600 ekor, dan kerbau tersedia 1.698 ekor dari kebutuhan hanya 10 ekor.
Terkait aspek kesehatan, Khofifah menegaskan bahwa pihaknya telah mengendalikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) secara signifikan. Pemprov Jatim terus menggencarkan vaksinasi dan pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak antarwilayah.
“Setiap ternak wajib memenuhi syarat kesehatan, minimal sudah vaksin PMK dosis pertama, dan mengantongi sertifikat veteriner sebelum diperdagangkan,” tegasnya.
Untuk mengawal kualitas daging, Pemprov Jatim menyiagakan 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, serta 1.997 Juru Sembelih Halal (JULEHA) bersertifikat. Tim ini bertugas melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem guna memastikan daging yang dihasilkan memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Dari sisi fasilitas, sebanyak 133 Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), 208 pasar hewan, serta 25 ribu lokasi pemotongan di luar RPH telah siap beroperasi di bawah pengawasan 2.670 petugas kesehatan hewan.
Khofifah pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaksanakan ibadah kurban. “Kami optimis pelaksanaan kurban tahun ini berjalan aman dan lancar karena sistem pengawasan sudah matang,” pungkasnya. [rac.kt]
Statistik Kesiapan Kurban Jatim 1447 H:
Surplus Sapi: 629.119 ekor (Kebutuhan: 70.550)
Surplus Kambing: 940.693 ekor (Kebutuhan: 297.900)
Tenaga Medis: 2.450 Dokter & Paramedik
Fasilitas: 133 RPH-R & 25.000 Titik Pemotongan


