30 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

Juara Vokasi Nasional, Gubernur Jatim Apresiasi Prestasi UPT PTKK


Surabaya, Bhirawa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas capaian gemilang UPT Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan Provinsi Jatim yang menyabet dua penghargaan nasional prestisius. Prestasi ini memperkuat komitmen Pemprov Jatim dalam membangun SDM vokasi yang kompetitif di era global.

UPT PTKK dinobatkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik 2025 bidang Fotografi oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia. Selain itu, mereka juga meraih penghargaan TUK Terbaik dari Forum LSK berkat tingkat kelulusan tertinggi nasional. “Penghargaan ini menjadi validasi bahwa pembinaan vokasi di Jawa Timur berjalan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujarnya di Surabaya, Senin (20/4).

Gubernur Khofifah menekankan bahwa sukses ini mencerminkan kesiapan SDM Jatim menghadapi tuntutan dunia usaha, industri, dan kerja (DUDIKA) di tengah kemajuan teknologi seperti AI, IoT, dan big data. “Dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan dinamis. Dibutuhkan individu yang memiliki keahlian spesifik, adaptif, serta mampu menguasai teknologi baru,” tegasnya.

Sebagai pusat pelatihan dan TUK resmi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), UPT PTKK melatih siswa SMK, SMA Double Track, PKPLK, serta masyarakat umum di berbagai bidang seperti teknik mesin, otomotif, tata boga, desain grafis, hingga fotografi dan videografi. Di fotografi saja, sekitar 300 siswa tersertifikasi, menjadikan Jatim pemimpin nasional.

“UPT PTKK menjadi simpul strategis untuk memastikan lulusan vokasi Jawa Timur memiliki kompetensi yang terstandar, teruji, dan relevan dengan kebutuhan industri. Ini fondasi penting dalam mewujudkan Jatim Cerdas,” tegasnya.

Berita Terkait :  Pemkot Kediri Bangun Sinergi Forkopimda dan Mahasiswa di Bulan Ramadan

Inovasi seperti Mobile Training Unit (MTU) skema MILEA memastikan akses pelatihan merata ke daerah terpencil. “Melalui MTU, kita memastikan tidak ada kesenjangan akses. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi, di mana pun mereka berada,” tegasnya.

“Sertifikat kompetensi bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki dan menjadi nilai tambah dalam memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Capaian ini sejalan dengan dominasi Jatim sebagai juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional tiga tahun berturut-turut. “Capaian ini bukan hasil instan, tetapi buah dari pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Ditambah pengakuan melalui penghargaan TUK terbaik, ini memperkuat bahwa ekosistem vokasi Jawa Timur berjalan konsisten dan on track,” ungkapnya.

Ke depan, Pemprov Jatim akan gencarkan sinergi vokasi-industri. “Kita ingin memastikan bahwa pendidikan vokasi benar-benar melahirkan talenta unggul yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat global. Inilah wujud nyata Jatim Cerdas,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menambahkan bahwa UPT PTKK kini bertransformasi sebagai “Bengkel SDM” center of excellence. Kolaborasi dengan DUDI memastikan kurikulum selaras kebutuhan industri.

“Standar industri harus benar-benar dihadirkan dalam proses pembelajaran. Sertifikasi yang diperoleh siswa harus relevan dan mampu menjembatani keterserapan kerja mereka,” ujarnya. [aya.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!