30 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

TKA SD Berjalan Lancar, Persiapan Matang dan Try Out Intensif


Surabaya, Bhirawa
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) digelar serentak pada 20-30 April 2026. Pelaksaaan TKA pada jenjang SD berbeda dengan SMP dan SMA/SMK, dimana pelaksanaan dibuat lebih fleksibel, yang mana sekolah diberi kewenangan menentukan jadwal ujian dalam empat gelombang sesuai kesiapan masing-masing, Senin (20/4).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati menjelaskan bahwa SD tercatat sebanyak 642 satuan pendidikan dengan total 35.602 peserta, terdiri dari 20.849 siswa di sekolah negeri dan 14.753 siswa di sekolah swasta.

“TKA berfokus pada penguatan literasi dan numerasi, materi diujikan mencakup Matematika dan Bahasa Indonesia, tapi dirancang berbasis penalaran dan pemecahan masalah, bukan sekadar hafalan,” jelasnya.

Lanjut Febrina mengukapkan hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. “Aspek psikologis siswa turut menjadi perhatian, dimana sekolah diminta ciptakan suasana belajar yang kondusif supaya TKA tidak dipersepsikan sebagai tekanan,” pungkasnya.

Febrina berharap TKA mampu memberikan potret lebih akurat terhadap kualitas pendidikan sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Sekolah SDN Kaliasin 1 Surabaya, Sastro,M.Pd menjelaskan bahwa sebanyak 104 siswa kelas 6 yang mengikuti TKA. “TKA di sekolah SDN Kaliasin 1 Surabaya pada penerapanya dibagi dalam 2 gelombang dan 3 sesi, pada hari pertama ini cukup lancar, tidak ditemukan laporan dari anak-anak mengalami gangguan,” tuturnya.

Berita Terkait :  Disdikbud Jombang Gelar Pembinaan Kepala SD Negeri se-Kabupaten Jombang untuk Penguatan Tata Kelola Pendidikan

Sastro menyampaikan bahwa persiapan sudah disiapkan sangat matang, siswa mengikuti 10x tryout resmi digelar bersama di Surabaya. “Selain itu dari Surabaya, guru-guru juga menyiapkan sesi tryout serta latihan sendiri, banyak siswa yang ikut tryout dari luar, sehingga kami lihat cukup optimis dengan kesiapan anak anak,” ucapnya.

Sastro menambahkan secara psikologis sekolah tidak mempressure siswa, di ruang transit juga dibebaskan, mereka ada melakukan pemanasan degan kerjakan soal atau bersantai.

Sementara itu, salah satu siswa SDN Kaliasin 1 Surabaya, Viola Aulya menceritakan bahwa saat pertama kali mengikuti Ujian ada rasa gugup. “Sebelum mulai merasa sangat gugup, tapi setelah selesai, rasanya campur aduk antara lega dan takut, lega karena sudah menyelesaikan ujiannya, tapi takut memikirkan hasilnya nanti,” ungkap Viola.

Viola mengatakan tidak ada gangguan teknis, sekolah sudah menyiapkan secara matang dan kami juga telah mengikuti beberapa Tryout yang diberikan supaya tidak mengalami kesalahan saat masuk serta terbisa dengan soal-soalnya. “Terkait persiapan, sekolah mengadakan program try out sejak lima bulan yang lalu, kami sudah rutin mengikuti latihan-latihan try out tersebut,” tambahnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!