27 C
Sidoarjo
Thursday, March 5, 2026
spot_img

Ning Ita Minta Bank Sampah RT Aktif, Dukung Gerakan RT Berseri

Kota Mojokerto, Bhirawa
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meminta bank sampah di tingkat RT kembali diaktifkan guna mendukung pelaksanaan program Budaya RT Berseri yang digagas Pemerintah Kota Mojokerto.

Hal tersebut disampaikan Ning Ita, sapaan akrabnya, saat sosialisasi Budaya RT Berseri di Pendopo Kelurahan Surodinawan yang diikuti kader motivator kesehatan dan warga setempat, Kamis (5/3).

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita menegaskan bahwa Budaya RT Berseri bukanlah lomba antar-RT, melainkan gerakan untuk membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan tertata di lingkungan masyarakat.

“Ini bukan lomba, jadi jangan disebut lomba. Budaya RT Berseri adalah gerakan untuk mengubah perilaku masyarakat agar menjadi budaya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” kata Ning Ita.

Ia menjelaskan, program tersebut telah diluncurkan sejak 2025 sebagai tahap awal. Pada 2026, pelaksanaannya akan diperkuat dengan tiga kali penilaian dalam satu tahun guna memantau perubahan perilaku masyarakat secara bertahap.

Menurutnya, evaluasi pelaksanaan sebelumnya menunjukkan masih ada RT yang belum berpartisipasi karena keterbatasan waktu serta kurangnya pendampingan administratif.

Karena itu, ia meminta pihak kelurahan bersama kecamatan dan organisasi perangkat daerah terkait untuk aktif mendampingi RT agar seluruh wilayah dapat terlibat.

“Kelurahan harus mendampingi RT, bersinergi dengan dinas kesehatan dan kecamatan agar semua RT bisa ikut,” tuturnya.

Selain itu, indikator penilaian juga diperkuat, terutama terkait kerja bakti rutin dan pengelolaan sampah. Langkah ini sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait :  Pergantian Wakil Bupati Malang Bakal Semakin Maju dan Berikan Layanan Terbaik Masyarakat

Ning Ita juga menyoroti persoalan sampah dan meminta bank sampah di tingkat RT benar-benar diaktifkan kembali, serta masyarakat mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Bank sampah harus benar-benar aktif. Jangan hanya ada di data, tetapi tidak berjalan di lapangan,” katanya.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Pemkot Mojokerto menyiapkan penghargaan bagi RT yang dinilai berhasil menerapkan program tersebut. Penilaian dilakukan tiga kali dalam setahun dengan nilai penghargaan yang meningkat di setiap tahap.

Penilaian tahap pertama menyediakan hadiah Rp20 juta, tahap kedua Rp25 juta, dan tahap ketiga Rp30 juta.

Ning Ita berharap Budaya RT Berseri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan nyata dalam perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. [oky.min]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!