Kota Kediri, Bhirawa.
Perum BULOG Kantor Cabang Kediri telah menyalurkan 557.244 liter MinyakKita hingga awal Maret 2026. Distribusi dilakukan melalui Pasar SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok), pasar tradisional, RPK, KDMP, serta ritel modern.
Pemimpin Cabang BULOG Kediri, Harisun menjelaskan dari jumlah tersebut sebanyak 124.380 liter disalurkan ke pasar SP2KP, 158.112 liter ke KDMP, dan 274.752 liter di luar pasar seperti RPK dan ritel modern.
“Sampai 03 Maret 2026 kita telah menyalurkan MinyakKita sebanyak 124.380 liter ke pasar SP2KP, sebanyak 158.112 liter ke KDMP dan sebanyak 274.752 liter di luar pasar seperti RPK, ritel modern dan sebagainya,” ujarnya, Rabu (4/3).
Saat ini terdapat 218 pengecer MinyakKita yang terdaftar di BULOG Kediri. Pedagang atau kios di pasar dapat menjual MinyakKita setelah memenuhi persyaratan administrasi, di antaranya memiliki NPWP dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
BULOG Kediri juga berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan terkait pengurusan NIB.
Menurut Harisun, permintaan MinyakKita selama Ramadan tergolong tinggi. Harga jual mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Distribusi dilakukan melalui sistem SIMIRAH. Pengecer wajib memiliki akun dan email agar pemesanan dan pemantauan stok dapat dilakukan secara daring.
“Hingga saat ini harga MinyakKita di pasar cenderung stabil, kami akan terus mengupayakan ketersediaan stok MinyakKita supaya harga tetap stabil di masyarakat,” tandas Harisun.(van,nov.hel)


