29.5 C
Sidoarjo
Saturday, May 9, 2026
spot_img

Bangun Gerai KDMP dengan Padat Karya

Letkol Arh Hanny Galih Satrio
Komandan Kodim 0807 Tulungagung, , Letkol Arh Hanny Galih Satrio, menandaskan jika pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melibatkan masyarakat dengan sistem padat karya.

Tidak dengan penunjukan langsung rekanan atau pun pengembang. “Tidak ada namanya pengembang. Kami tidak punya pengembang . Kodim hanya membantu membangunkan dengan namanya itu padat karya,” ujarnya baru baru ini.

Menurut perwira menengah TNI ini, anggaran untuk pembangunan gerai KDPM semuanya berasal dari PT Agrinas. Bahkan, Kodim 0807 Tulungagung sudah mempunyai konsultan dan gambar teknisnya dari PT Agrinas dalam pembangunan gerai tersebut.

“Jadi tidak ada penunjukan langsung, karena kami menggunakan potensi wilayah,” tegasnya.

Saat ini, lanjut dia, pembangunan gerai KDMP di Kabupten Tulungagung terus berproses. Sudah ada 117 gerai KDMP yang terbangun dan akan terus berlanjut.

“Alhamdulillah update terakhir kita sudah 117 yang sedang dibangun. Saya berharap dapat bertambah lagi. Dan yang sudah jadi ada delapan unit di beberapa kecamatan,” paparnya.

Letkol Arh Hanny mengakui jika belum semua desa dan kelurahan di Tulungagung dapat terbangun gerai KDMP. Meski, KDMP akan hadir di seluruh desa dan kelurahan.

Ia mengakui ada beberapa keterbatasan dari desa sehingga ada yang belum terbangun gerai KDMP di desanya. Utamanya, terkait ukuran lahan sesuai ukuran yang telah ditentukan.

Pria kelahiran Malang ini menyebut desa yang belum bisa membangun gerai KDMP bukan berarti saat ini dipaksa untuk mencari lahan. Apalagi desa tersebut sudah memiliki lahan tetapi ukurannya belum memenuhi standar.

Berita Terkait :  Pemkot Kediri Luncurkan Kawasan Parkir Digital, Pembayaran Langsung Via QRIS

“Nanti akan dikaji dulu apakah bisa menggunakan lahan ukuran lain. Itu masih dalam proses pengkajian atau kemungkinan penyesuaian ukuran atau pembuatan prototipe bangunan yang lebih fleksibel sesuai kondisi geografis masing-masing wilayah,” paparnya lagi.

Lebih lanjut, ia membeberkan sejauh ini belum terdata berapa jumlah desa yang mengalami keterbatasan itu. Namun demikian, masalah tersebut sudah dikoordinasikan dengan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

“Alhamdulillah Bapak Bupati sangat mendukung kegiatan ini. Termasuk juga berusaha mencarikan lahan-lahan yang memang ibaratnya di desa tetapi milik dari pemerintah daerah. Itu juga sedang diusahakan oleh beliaunya,” pungkasnya. [wed.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!